Berbahaya Dengarkan Musik Metal Saat Menyetir

0
561

Jakarta Nawacita – Dengarkan Musik saat menyetir emang bisa mengurangi rasa bosan atau bahkan ngantuk. Tapi ternyata enggak semua genre musik baik didengarkan saat menyetir, lho.

Yap, menurut riset yang dilakukan oleh IAM Roadsmart dan Auto Express, musik metal yang didengarkan dalam volume kencang bisa membahayakan pengemudi.

Hasil ini didapat setelah menganalisis perilaku menyetir sambil mendengarkan musik dengan genre yang berbeda-beda. Mulai dari lagu ‘sic’-nya Slipknot, ‘Shake It Off’ dari Taylor Swift, ‘Humble’-nya Kendrick Lamar, dan ‘Goldberg Variations’ dari Johann Sebastian Bach.

Baca juga : Dari Safari Pancasila; BPIP Belajar Persatuan dan Solidaritas dari Komunitas Band Heavy Metal Bandung.

Pengemudi diminta untuk melakukan dua putaran sambil mendengarkan lagu tersebut dalam volume kencang. Ketika mendengarkan Slipknot, pengemudi menyelesaikan putaran 14 detik lebih lamban.

Kemudian ketika mendengarkan lagu dari Bach, pengemudi selesai 12 detik lebih lamban. Sementara saat lagu Kendrick Lamar diputar, pengemudi enggak dapat menyelesaikan putaran dengan baik.

Di sisi lain ketika mendengarkan lagu Taylor Swift, pengemudi menyelesaikan dua putarannya dengan hasil terbaik.

Baca juga : Menurunnya Musik Underground di Malang

Ternyata, semakin keras dan ekstrem musiknya, semakin berbahaya perilaku menyetir seseorang. Sedangkan mendengarkan lagu mellow justru membuat pengemudi merasa terlalu relaks.

“Yang jelas, mendengarkan musik metal bisa mengurangi kemampuan menyetir seseorang. Musik electronic dance juga begitu. Di sisi lain, volume juga mempengaruhi konsentrasi seseorang saat berkendara,” kata Head of Technical Policy IAM Roadsmart, Tim Shallcross, dilansir NME.

“Saya menyarankan kalau kalau mau mendengarkan musik saat menyetir, genre pop yang paling baik. Simpan musik metal untuk nanti aja,” lanjutnya.

kmprn

LEAVE A REPLY