Bea Cukai Sukses Gagalkan 5 kali Penyelundupan Sabu Di Bandara Juanda

0
416

Sidoarjo, Nawacita – Bea cukai Juanda kembali berhasil menggagalkan Upaya penyelundupan sabu melalui terminal kedatangan internasional bandara juanda, dengan tersangka Ilmih fauzi warga klampis bangkalan madura, Dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2kg yang disembunyikan di dalam Speaker.

Sekitar tgl 26 april 2019, tim Intelijen Bea dan cukai mendapat informasi bahwa ada pemasukan narkoba dari luar negeri melalui paket kiriman pos, kemudian Tim bea cukai juanda melakukan pengawasan secara ketat terhadap paket kiriman pos yang datang dari negara ” High Risk”

Saat itu petugas menemukan kecurigaan paket kiriman pos yang berasal dari malaysia berisi Speaker, pada kemasan itu tertulis bernama Ilmih Fauzi beralamat jalan klampis Bangkalan Madura, kemudian pada saat petugas melakukan pemeriksaan mengunakan mesin X- Ray terdapat benda mencurigakan di dalam box Speaker setelah paket dibuka dan diperiksa secara fisik, petugas menemukan Kristal Putih seberat 2kg sabu.

Berdasarkan hasil pengembangan Tim gabungan bea cukai juanda bersama ditresnarkoba polda jatim Berhasil mengamankan tersangka Ilmih Fauzi yang merupakan penerima paket, saat di lakukan interogasi.

“bahwa akan ada 2 paket kiriman pos lagi berisi sabu yang dikirim oleh pengirim yang sama di malaysia.” Ujar Ilmih Fauzi

Kemudian Ilmih Fauzi mengakui, bahwa pemesan dari pengiriman paket Pos berisi sabu adalah seorang bernama Ainul Yaqin.

Saat dilakukan interogasi kedua selasa ( 30/ 04) sekitar pukul 14.00, akan ada kiriman di kantor MPC atas nama mariana yang merupakan istri Ainul Yaqin yang berisi 4 bungkus sabu seberat 540 gram serta satu bungkus Ekstasi sebanyak 500 butir yang disembunyikan didalam TV sebesar 32 inch,” ujar Ilhmi Fauzi.

Kemudian paket tersebut dilakukan pemindaian dengan mengunakan mesin X – Ray dan ternyata berdasarkan image X-Ray ditemukan benda asing yang terdapat didalam TV Milik Mariana setelah dibuka ditemukan 5 bungkus benda asing didalamnya, 4 bungkus diantaranya kristal Putih yang diduga sabu sedangkan 1 bungkus pil berwarna kuning diduga ekstasi.

Pada rabu (08/05) sekitar pukul 15.00 WIB di kantor MPC Surabaya, akan ada paket kiriman pos yang terakhir ditujukan kepada Ainul Yaqin warga bangkalan Madura yang merupakan pemesan ketiga paket pengiriman berisi sabu.

Selanjutnya petugas bea dan cukai melakukan pemeriksaan dengan mengunakan Mesin X – Ray dari hasil Pemindaian, petugas mencurigai paket yang diberitahukan sebagai ” Xbox 360, Kinex, Baju selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara fisik dan disaksikan oleh petugas PT pos dan kedapatan 1 bungkus kristal Putih diduga sabu sabu yang disembunyikan di dalam Xbox tersebut.

Kemudian dilakukan pengembangan oleh Tim Gabungan Bea dan Cukai juanda bersama Ditresnarkoba Polda jatim dan akhirnya tim berhasil menemukan dan menangkap penerima barang bernama Ainul Yaqin yang merupakan pemesan atas pengiriman ketiga paket berisi sabu tersebut, kemudian tersangka bersama barang bukti diserahkan kepada polda jatim untuk di proses lebih lanjut.

Di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Juanda pada hari Rabu ( 15/5 ) sekitar pukul 15.00 WIB di amankan narkotika jenis sabu seberat 770 gram yang disembunyikan di dalam speaker. Bahwa sesuai claim tag, kardus tersebut merupakan milik seseorang bernama Hasan bin Hamsah, oleh petugas kemudian melakukan pengintaian terhadap barang tersebut untuk mengetahui siapa yang akan mengambil barang tersebut, namun hingga seluruh penumpang Air Asia QZ-327 habis, barang tersebut tetap di berada di konveyor ditinggalkan pemiliknya.

Masih di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Juanda hari Selasa ( 27/5 ) sekitar pukul 14.00 WIB sesuai informasi petugas menemukan seorang penumpang pesawat Air Asia QZ-321 bernama Suparto ( 38th ) berasal dari Pamekasan Madura membawa satu tas ransel dan terlihat mencurigakan.

Kemudian petugas melakukan wawancara singkat dan memeriksa isi dari ransel yang di bawa, petugas menemukan beberapa kemasan minuman bubuk ( kilo) dan merabanya, petugas merasa janggal dengan isinya, dan petugas membuka kemasan dan isinya kristal putih yang diduga sebagai narkotika jenis sabu.

Dan dari hasil uji Laboratorium Bea Cukai, BLBC Kelas II Surabaya, kristal tersebut positif Narkotika Jenis Methamphetamine atau sabu. Selanjutnya Bea Cukai Juanda bekerjasama dengan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk pengembangan lebih lanjut, kata Kepala Bea Cukai Juanda Budi Haryanto saat wawancara di Aula Bea Cukai Juanda tadi siang Jumat ( 31/5 ).

“Dari lima penindakan ini, tiga diantaranya dengan cara pengiriman paket melalui Kantor Pos. Yang dua penindakan dibawa oleh penumpang pesawat,” kata Budi

“Mereka akan di jerat dengan pasal 113 ayat (2), UU No 35 tentang narkotika. Dan pasal 102 huruf e UU No 10 tahun 1995 tentang kepabeanan.Dengan ancaman pidana mati atai seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun,” pungkasnya

LEAVE A REPLY