Pesan Mbah Moen Untuk Masyarakat Indonesia Menjelang Ramadhan

0
380
KH Maimoen Zubair (Mbah Moen).
KH Maimoen Zubair (Mbah Moen).

JAKARTA, Nawacita – Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah, Kiai Maimoen Zubair (Mbah Moen) mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menghentikan segala kegiatan yang berbau provokasi saat bulan Ramadhan.

Menurut dia, tensi politik yang masih memanas pasca Pemilu 2019, harus segera disudahi dan waktunya untuk fokus beribadah kepada Allah di bulan suci Ramadhan.

“Ramadhan tenangkan, sebagaimana putusan Multaqo,” kata Mbah Moen dalam acara Multaqo Ulama atau pertemuan alim ulama di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Mei 2019.

Menurut dia, umat muslim tentu mengutamakan ibadah Ramadhan dibandingkan syahwat pemilu. Sebab keutamaan bulan istimewa itu, lebih mendesak dibandingkan perkubuan dalam pesta demokrasi.

Ia mengatakan, pengkotak-kotakan pasca pesta demokrasi jangan dibawa-bawa dalam ibadah Bulan Ramadhan. Ia mengajak seluruh umat Islam kembali ke asalnya, yakni saling menjaga kerukunan sesama saudara seiman.

Mbah Moen berpesan kepada seluruh ulama dan habaib yang ada di Indonesia untuk menyampaikan dakwah yang sejuk nan menenangkan kepada setiap jamaahnya.

“Menghadapi Bulan Ramadhan saya mohon kiai dan ulama yang hadir ke sini berdoa sama-sama, (mendoakan) bahwa ini ramadan yang membahagiakan,” ujar dia.

Mbah Moen tak menampik saat puasa nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan pemenang pemilihan presiden. Dia berharap semua pihak bisa menghormati keputusan KPU, tanpa mencederai Ramadhan yang damai.

“Insya Allah nanti pengumuman penghitungan suara. Insya Allah aman,” katanya.

oknws.

LEAVE A REPLY