OJK Gelar Pameran Capital Market Summit & Expo Guna Perluas Investor Ritel

0
405

Surabaya, Nawacita – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Gelar KTT dan Pameran Pasar Modal 2019 di Dyandra Jl Basuki Rahmat Surabaya untuk meningkatkan pendidikan literasi dan inklusi keuangan dengan memperluas jumlah investor ritel di beberapa daerah, serta untuk menarik emiten potensial di provinsi Jawa Timur.

“Ini adalah bentuk komitmen OJK kepada para Self-Regulation Organization (SRO) dan para pemangku kepentingan Pasar Modal untuk terus mendidik dan mendidik masyarakat tentang masalah keuangan,” katanya di Dyandra. Surabaya, Jumat (26/4/2019) di sore hari.

Hoesen menjelaskan bahwa dalam pameran, komunitas akan diperkenalkan dengan program dan kebijakan OJK di pasar modal, seperti menyederhanakan pembukaan rekening efek. OJK, bersama dengan penyimpanan surat berharga pusat di Indonesia dan beberapa perusahaan efek, telah menerapkan penyederhanaan pembukaan rekening efek yang mempercepat mekanisme pembukaan rekening efek dari beberapa hari menjadi sekitar 30 menit.

Penyederhanaan pembukaan rekening Efek diharapkan dapat merangsang minat publik, terutama di daerah untuk berinvestasi di Pasar Modal, sehingga jumlahnya dapat meningkat dan difusi investor ritel tidak hanya fokus pada yang besar. kota.

Hoesen juga mengatakan bahwa untuk mempercepat pertumbuhan dan bahkan distribusi jumlah investor ritel di wilayah tersebut, dalam waktu dekat, OJK akan mengeluarkan peraturan sehubungan dengan Perusahaan Efek Regional.

Perusahaan sekuritas regional adalah cara untuk menyalurkan pengembangan distribusi yang memfasilitasi investasi oleh investor di wilayah tersebut dan, pada saat yang sama, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional, katanya.

Pendirian perusahaan efek regional (PED) menawarkan potensi besar dalam hal bisnis, karena PED dapat melakukan kegiatan sebagai broker (agen / agen) dan agen penjualan reksa dana (APERD). Kemudian, PED juga bisa menjadi penyelenggara Equity Crowd Funding (ECF) dan menyediakan pembiayaan untuk transaksi pertukaran.

Peran PED juga bertujuan untuk bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah yang telah memperoleh izin seperti bank pembuka untuk rekening dana pelanggan (RDN). “Dengan kolaborasi ini, BPD dapat menggunakan deposan untuk berinvestasi di Pasar Modal, tanpa takut kehilangan pelanggan,” katanya.

Selain mendorong pertumbuhan investor ritel, OJK bersama Bursa Efek Indonesia sedang mengembangkan mekanisme perlindungan investor dengan memberikan anotasi saham pada saham perusahaan yang harus dipantau oleh publik karena kemungkinan masalah

Dengan notasi saham, publik bisa lebih berhati-hati ketika memilih saham sebagai instrumen investasi. Dalam pameran tersebut, program Stock Wakaf juga diluncurkan untuk melengkapi produk-produk pasar modal syariah Indonesia, yaitu zakat dan sedekah.

Program ini juga dikeluarkan karena potensi besar produksi yang produktif. Saham wakaf yang diluncurkan adalah model wakaf pertama di dunia yang melakukan transaksi aktif di pasar sekunder sebagai objek wakaf.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, sebuah lokakarya juga diadakan untuk kandidat potensial untuk penerbit di provinsi Jawa Timur. Diharapkan bahwa upaya ini akan dapat mendorong peningkatan jumlah emiten baru di Pasar Modal dan pada saat yang sama mempromosikan pembiayaan untuk perusahaan-perusahaan di kawasan ini, simpul Hoesen.

Kegiatan KTT & Expo Pasar Modal 2019 dijadwalkan berlangsung dua kali tahun ini di Surabaya dan Jakarta. Surabaya dipilih karena penawaran dan permintaan data, jumlah perusahaan diumumkan kepada publik dan jumlah investor di Jawa Timur adalah posisi terbesar kedua setelah Jakarta, dengan 34 perusahaan yang diumumkan kepada publik dan sekitar 180 ribu Identifikasi Investor Unik (SID) dari Jawa Timur.

Selain itu, Hoesen juga mensosialisasikan rencana pendirian Perusahaan Efek Regional, terutama melalui kerja sama dengan BPD.

dny

LEAVE A REPLY