WNI di New Delhi Tetap Antusias Ikuti Pemilu 2019 Meski Suhu Mencapai 39 Derajat Celcius

0
360
Suasana pemungutan suara di TPSLN New Delhi.
Suasana pemungutan suara di TPSLN New Delhi.

NEW DELHI, Nawacita – Antusiasme tinggi untuk mengikuti pemilihan umum 2019 ditunjukkan warga negara Indonesia (WNI) di India. Sejak pagi, Minggu, 14 April mereka berbondong-bondong hadir di tempat pemungutan suara (TPS) 001 yang berlokasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi.

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) New Delhi sejak dari pagi telah siap menyambut kedatangan para calon pemilih, sesuai dengan jadwal pelaksanaan pencoblosan dari pukul 08.00 sampai dengan 18.00 waktu setempat.

Untuk ketertiban dan kenyamanan para pemilih yang datang ke TPS, disiapkan juga ruang tunggu dengan minuman dan makanan ringan khas Indonesia, sehingga para WNI tidak hanya terkonsentrasi di area TPS. Ruang tunggu itu sekaligus menjadi kesempatan untuk saling bersilaturahmi antar WNI sembari menunggu antrean mencoblos.

Banyak di antara WNI yang berdomisili cukup jauh rela datang ke TPS di KBRI New Delhi untuk memberikan suaranya, selain itu, banyak juga WNI yang datang meski nama mereka belum terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), khususnya mereka yang datang ke India untuk berwisata. Sesuai amanat dari KPU, PPLN New Delhi tetap menyambut dan melayani mereka dengan baik.

Dubes RI untuk India, Sidharto Reza Suryodipuro menilai suasana pencoblosan di KBRI New Delhi terlaksana dengan baik, lancar dan tertib. Hal tersebut dicerminkan dari antusiasme WNI yang berdatangan dari pagi hari hingga berakhirnya waktu pencoblosan.

“KBRI New Delhi, senantiasa netral dan mendukung penuh kinerja dan independensi PPLN New Delhi untuk menciptakan pesta demokrasi yang damai” ujar Dubes Arto. Dalam berbagai kesempatan beliau juga menghimbau kepada seluruh WNI untuk mendukung terlaksananya Pemilu yang sukses sesuai moto Pemilu 2019 “Luber dan Jurdil”.

Ketua PPLN New Delhi, Nahot J. Simbolon juga mengaku puas dengan semangat dan antusiasme WNI yang datang ke TPS meski cuaca hari ini cukup panas yakni 39̊̊ derajat celcius. Menurutnya WNI di India memiliki kesadaran memilih yang tinggi dan sangat kooperatif ketika dilakukan pendataan untuk penetapan DPT, DPTb dan DPK.

“Saya senang sekali bisa mencoblos pada Pemilu kali ini, karena merupakan pengalaman pertama ikut Pemilu di luar negeri, saya kira akan sulit prosesnya, tapi ternyata cukup mudah, karena sejak awal petugas PPLN secara pro-aktif berkomunikasi kami. Jadi meski harus menempuh waktu 3 jam perjalanan untuk ke TPS kami tidak masalah” ujar Farrasa Uswatun Hasanah, mahasiswi Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Aligarh Muslim University, Negara Bagian Uttar Pradesh.

WNI yang datang untuk memberikan hak suaranya berasal dari berbagai profesi antara lain, pilot, pelatih badminton Indonesia, wisatawan, dokter, WNI yang menikah dengan warga India, kalangan profesional dan pelajar dan mahasiswa Indonesia yang merupakan pemilih milenial.

Berdasarkan hasil rekapitulasi PPLN New Delhi yang telah diserahkan ke KPU RI, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk seluruh wilayah akreditasi KBRI New Delhi adalah 326 calon pemilih, 209 di antaranya melakukan pencoblosan di TPS 001, KBRI New Delhi, sementara 117 calon pemilih metode pemungutan suara POS dan tidak ada metode (Kotak Suara Keliling (KSK).

PPLN New Delhi memperoleh surat suara tambahan sebanyak 8 surat suara yang terdiri dari 2 persen (5) dari jumlah calon pemilih TPS dan 2 persen (3) dari jumlah calon pemilih pos. Surat suara tambahan ini digunakan untuk mengganti surat suara yang keliru dicoblos, rusak dan untuk pemilih tambahan. PPLN New Delhi targetkan angka pemilihan di atas 90 persen dari jumlah DPT. Penghitungan suara dilakukan secara serentak pada tanggal 17 April 2019.

oknws.

LEAVE A REPLY