Gubernur Kalbar Prihatin Kasus Pengeroyokan Audrey, Ingin Ada Efek Jera

0
334
Gubernur Kalbar Sutarmidji.
Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Jakarta,Nawacita – Kasus pengeroyokan Audrey (14), siswi SMP di Pontianak, oleh siswi SMA di kotanya menjadi perhatian Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Dia ingin ada efek jera terhadap pelaku.

Keprihatinan Sutarmidji disampaikan lewat akun Instagram resminya, bang.midji pada Rabu (10/4/2019). Menurutnya, pengeroyokan terhadap Audrey lebih dari sekadar kenakalan di bawah umur.

“Saya sungguh sangat prihatin dengan kasus pengeroyokan oleh 12 anak perempuan terhadap anak perempuan juga hanya karena masalah sepele. Mereka memang masih di bawah umur, tapi kalau dikaji, apa yang mereka lakukan lebih dari kenakalan anak di bawah umur,” ujar Sutarmidji.

“Saya berharap kasus ini ditangani secara hukum dan kita kesampingkan karena pelakunya anak di bawah umur,” sambungnya.

Sutarmidji menegaskan bahwa hukum harus melindungi korban, bukan pelaku pidana. Dia mendukung upaya keluarga korban untuk mendapatkan keadilan.

“Harus ada efek jera dan saya dukung upaya orang tua korban untuk dapatkan keadilan. Guru hendaknya bisa tahu perilaku anak di sekolah,” ucap mantan Wali Kota Pontianak ini.

Sebelumnya diberitakan, siswi SMP bernama Audrey mengaku dikeroyok siswi SMA di kotanya. Pelaku utamanya disebut ada 3 orang sementara 9 orang lainnya menyaksikan pengeroyokan itu. Tiga orang itu telah dipolisikan oleh pihak Audrey dan kasusnya kini ditangani Polresta Pontianak.

Pengeroyokan yang menimpa Audrey viral di media sosial hingga muncul tagar #JusticeForAudrey. Pada Selasa (9/4/2019), tagar tersebut menduduki posisi nomor 1 di dunia.

 

dtk

LEAVE A REPLY