BPN Jelaskan Janji Prabowo Produksi Mobil Nasional

0
324
Faldo Maldini.
Faldo Maldini.

Jakarta,Nawacita – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjelaskan maksud pernyataan sang capres soal akan memproduksi mobil nasional jika terpilih. Menurut BPN, Prabowo hanya melanjutkan apa yang sudah dijanjikan sebelumnya.

“Kalau soal program mobil nasional, kan cuma melanjutkan apa yang sudah dijanjikan. Negara industri itu solusi kami untuk menyerap lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan,” kata juru bicara BPN Faldo Maldini kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

“Negara ini butuh pemimpin yang bisa bawa ke arah yang jelas. Bukan janji macam-macam, tidak ada yang tercapai, terus berkelit menyalahkan situasi internasional. Kami bayar Anda buat menghadapi situasi apapun, bukan buat mendengar curhat semacam itu,” imbuhnya.

Faldo lalu menyindir Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang sering mengklaim keberhasilan Jokowi adalah keberhasilan individu. Faldo bahkan memberi label ‘Tukang Klaim Nasional’.

“Yang paling bahaya itu mengklaim semua yang ada sebagai keberhasilan individual. Mengurus negara kan urusan kolektif dan berkesinambungan. Kalau dengar penjelasan teman-teman TKN, ‘Pak Petahana adalah presiden pertama yang melakukan ini dan itu’. Kalau saya pikir-pikir, kalau ikut cara bernarasi TKN, presiden sebelumnya tidak buat apa-apa, termasuk Bung Karno, Bu Mega, dan Gus Dur. Klaim seperti ini yang pecah belah, merendahkan. Tukang Klaim Nasional ini bahaya,” ungkap Faldo.

Faldo menegaskan Prabowo menyampaikan visi besar dan berkomitmen tidak akan diintervensi oleh berbagai pihak. Politikus PAN itu menyebut Prabowo adalah pemimpin yang tidak bisa didikte oleh kepentingan sekelompok elite politik.

“Apa pun yang dijanjikan, Pak Prabowo punya kedaulatan untuk wujudkan visinya. Kalau tidak tercapai, kita bisa sepenuhnya tuntut ke Pak Prabowo, bukan karena ada ikut campur pihak lain. Kalau kepemimpinan hari ini, saya tidak mau sepenuhnya salahkan petahana. Beliau tampak begitu kesulitan mengendalikan kekuatan politik yang mendekat kepada beliau, itu sudah banyak terbukti. Tidak bisa sepenuhnya kita salahkan Bapak Presiden,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam kampanye di Sumatera Selatan, Prabowo sempat menyinggung bakal memproduksi mobil nasional bila terpilih. Dengan begitu, Indonesia dapat dihormati oleh negara lain.

“Saya berjanji, saya akan produksi mobil sendiri di Indonesia. Bukan mobil etok-etok (bohongan). Saya ingin bangsa ini, Indonesia dihormati negara lain,” timpal Prabowo.

 

dtk

LEAVE A REPLY