Lucy Kurniasari Ajak Masyarakat Awasi Obat Dengan Ceklik

0
257

Surabaya, Nawacita – Peredaran obat-obatan dan kosmetik yang tidak memiliki izin semakin marak dimana-mana, hal ini kemudian memicu Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan mengajukan Program Penyebaran Informasi Waspada Obat Ilegal dan Tolak Penyalahgunaan Obat di Kalangan Generasi Muda, yang kemudian disetujui oleh DPR RI dari Komisi IX.

Dan sebagai tindak lanjutnya, bertempat di Balai RW 1, Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Surabaya , Jawa Timur, Tanggal 06 April 2019, bersama Tokoh masyarakat Jawa Timur, Dra. Lucy Kurniasari, BPOM melaksanakan program tersebut, yang dilakukan oleh BPOM Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang diberikan kepada, Dra. Lucy Kurniasari, yang merupakan anggota Komisi IX DPR RI, menyampaikan bahwa “sangat penting kita mengetahui bagaimana kondisi kosmetik, obat dan makanan yang dipakai sehari-hari, karena bila tidak hati-hati akan berakibat kurang baik pada kesehatan” ujarnya

“Untuk itu, kita semua harus memahami istilah yang dikembangkan oleh BPOM, yaitu CEK KLIK, yang terdiri dari Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kadaluarsa pada setiap kosmetik, obat dna makanan yang akan dipergunakan” lanjut perempuan yang juga penyandang gelar Ning Lucy di tahun 1986.

Hal yang diungkapkan oleh Ning Lusy, diaminkan oleh Dra. Ratna Irawati, Apt., M.Kes, yang tampil sebagai Narasumber, “pada tanggal 03 Oktober 2017, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyatakan tentang Pemberantasan obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat, pada acara Aksi Nasional yang disponsori oleh BPOM” ungkapnya.

Lebih lanjut, diakhir pemaparannya Dra. Ratna Irawati, Apt., M.Kes, menyampaikan “Dampak dari penyalahgunaan obat-obatan adalah Kehilangan kesadaran hingga kematian, Ketergantungan Fisik dan Psikis serta Kerusakan organ tubuh”.

( Dny)

LEAVE A REPLY