Peringat Hari Kopi Nasional Tahun 2019, BI Jatim Bersama Dewan Kopi Gelar “Ngopi Bareng Rek”

0
288

Surabaya,nawacita – Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah Surabaya bekerjasama dengan Pemprov Jatim dan Dewan kopi menyelengarkan  kegiatan berupa “Ngopi Bareng Rek” sekaligus  memperingati Memperingat Hari Kopi Nasional Tahun 2019 yang pertama dan      bertempat di De Javasche Bank Museum BI Jl.Garuda No.1-3, Senen 11/03 Pagi, Surabaya

Ketua Dewan Kopi Jawa Timur Dr. KH Muhammad Zakki dalam sambutannya hadirnya dewan kopi nasional provinsi jawa timur adalah untuk mensinergikan antara petani kopi dan industri kopi serta pedagang kopi, sehingga ada sinergi luar biasa kelembagaan di antara petani penikmat kopi sampai exportir. kemudian jawa timur ini adalah sebuah provinsi yang terkenal dengan kopinya.” ujarnya

“kopi taste yang sangat enak tidak kalah dengan luar negeri karena itu kita bersama sama dengan kelompok yang lain untuk mengerakan yang namanya kopi jatim tidak hanya sekedar kita bisa export tapi juga kita maksimalkan kopi jatim diminum oleh arek arek jawa timur khususnya dan Indonesia umumnya.

karena kita juga sangat miris sekali dipekirakan tahun 2030 Indonesia itu akan menjadi Importir kopi, karena itu untuk mengatasi seperti itu kita gerakan bagaimana petani itu tidak hanya sekedar menanam secara konvensional tetapi petani modern yang menanam kopi tidak hanya sekedar tanam tetapi juga bisa menjadi industri Petani kopi dan ini kita harapkan seperti itu.

Upayanya yaitu adalah melakukan pembinaan dan advokasi sehingga petani itu sangat terasa, tidak hanya sekedar mereka jual kepada pedagang tetapi juga mengolah dari proses hulu ke hilir, intergrasi hulu-hilir itu hal yang sangat penting.” ungkap Zakki panggilan akrabnya

Ketua Dewan Kopi Jawa Timur Dr. KH Muhammad Zakki

Di tempat yang sama pula, Kepala KPwBI Jawa Timur Difi A Johansyah menjelaskan bahwa sekarang ini terjadi perubahan cukup bagus, gaya hidup kehidupan urban dari kota dimana bermunculan cafe yang di kelolah oleh kaum milineal dan mereka udah punya keahlian.

” tadi Pak didik menyampaikan ada masuk beberapa kontainer dari vetnam dan ini kita bisa kita halangi, karena ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bisa minum Kopi, sehingga tantangan kita adalah gimana agar perkebunan bisa diremajakan maupun diperluas sehingga nantinya kebutuhan kopi dalam negeri bisa di penuhi, jangan sampai nanti kita malah Impor kopi padahal kita produsen kopi dengan kwalitas yang bagus.” ujarnya

Kepala KPwBI Jawa Timur Difi A Johansyah

ditambahkan Pula,jadi tujuan Bank Indonesia disini adalah bekerjasama dengan dewan kopi,dan ini acaranya Dewan kopi jawa timur, agar kita bisa membuat perkembangan kopi yang berkesinambungan.

kedepan karena kita juga sadar kopi kita juga warisan penjajah belanda sehingga memang ada beberapa daerah perlu kita remajakan, dan yang kedua tantangan kita adalah membuat agar kwalitas pengolahan kopi lebih baik lagi atau seragam, sehingga nantinya tingkat penerimaan masyarakat itu bisa lebih baik kedepanya dan jangan sampai misalnya kopi kita bagus awalnya setelah itu kwalitasnya menurun dan itulah adalah tantangan kita termasuk di hilir dan kalau pemasaranya saya sangat yakin kopi tidak banyak hambatan dan kebutuhan kopi kita besar,” pungkasnya

dny

 

 

 

LEAVE A REPLY