Kasus Sengketa Tanah Puluhan Tahun Antara Keluarga Alm Soeradji Dengan PDAM Surabaya Mulai Menujukan Titik Terang

0
875
Sekretaris Satgas Saber Pungli Kemenko Polhukam Irjen Pol Dr Drs Widiyanto Poesoko SH MSi.

Surabaya , Nawacita.co – Kasus sengketa Tanah Puluhan Tahun lalu yang Sekarang Ditempati oleh PDAM Surabaya mulai terkuak informasinya, dari Hasil pengukuran lahan EV 11404 milik keluarga Soeradji menunjukkan bahwa PDAM Surabaya Menduduki 30 persen dari lahan seluas 21.297 m2.

Pengukuran ini dilakukan oleh Petugas BPN 2 Surabaya serta disaksikan juga oleh Satgas Saber Pungli Kemenko Polhukam bersama Dengan kuasa ahli waris Mariyadi SH MH Kamis (28/2).

Sebelum melalukan Pengukuran rombongan dari Seketaris satgas Saber pungli kemenko Polhukam yang dipimpin Pol Dr Drs Widiyanto Poesoko SH MSi mendatangi kantor PDAM Surabaya, Kedatanganya disambut oleh Direktur Utama PDAM Surabaya Mujiaman Sukirno.

Mulanya terdapat selisih pendapat antara Mujiaman Sukirno Direktur Utama PDAM dengan rombongan Satgas Saber Pungli Kemenko Polhukam dan rombongan yang menyertai.akan tetapi Pihak PDAM Surabaya tetap ngotot bahwa pihaknya tidak ada sangkut paut dengan lahan EV 11404 dan menyatakan bahwa gedung itu berdiri di atas tanah Eigendum lain bukan EV 11404.

Mujiaman bahkan menyatakan sikap yang intinya institusinya merasa malu karena didatangi tim. “Kenapa hanya milik kami yang diukur. EV 11404 kan bukan terletak di tempat kami,” protesnya.

Wakil Ahli waris Jahja Achmad

Namun setelah Diberi Penjelasan oleh Irjen Pol Widiyanto bahwa kedatangannya hanya untuk mengetahui ukuran EV 11404 dan kebetulan diukur dari PDAM barulah situasi tegang menjadi mereda.
Kemudian dicapai kesepakatan pengukuran dilaksanakan oleh BPN 2 Surabaya serta saksi dan wartawan dilarang ikut.

Wartawan yang sudah menunggu mendengar pernyataan Mujiaman menjadi kecewa. “Ada apa sebenarnya kok kita gak boleh ikut,” tanya Juliman salah seorang wartawan yang ingin melihat pengukuran. Wartawan lain malah menganggap Direktur Utama itu arogan.

Dilokasi terpisah Irjen Pol Dr Drs Widiyanto Poesoko SH MSi, saat di temui awak media menegaskan, “pihaknya akan tetap memfasilitasi hal tersebut, dan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, apabila terendus adanya pungutan liar dalam kasus yang telah terpendam sekitar 40 tahun ini, negara hadir ditengah masyarakat dengan kondisi begini,” pungkasnya

LEAVE A REPLY