51 Persen Saham Milik Indonesia, Ini Langkah Bos Freeport

0
377
Tony Wenas Bos Freeport Indonesia

Jakarta, nawacita – Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas berjanji akan membangun smelter dalam lima tahun ke depan. Tony sendiri baru diangkat menjadi orang nomor satu PTFI sejalan dengan pengambilalihan saham oleh PT Inalum (Persero).

Meski begitu, Tony belum memaparkan secara rinci lokasi pembangunan smelter.

“Itu akan kita bangun dalam waktu lima tahun, akan segera kita tentukan di mana. Ini juga harapan pemerintah untuk memberikan nilai tambah,” kata dia di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018).

Lebih lanjut, sejalan dengan pengambilalihan saham, PTFI juga mendapatkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) selama 2×10 tahun. Perseroan juga mendapat jaminan fiskal dan regulasi.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM menambahkan, sejak terbitnya IUPK maka kontrak karya (KK) sudah tidak berlaku.

“Sejak terbitnya IUPK ataupun SK, maka kontrak karya dinyatakan tidak berlaku, yang berlaku sejak terbitnya IUPK,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Inalum baru saja mengambil saham PTFI. Dengan demikian, kepemilikan saham Indonesia 51% atas PTFI. (ara/detik)

LEAVE A REPLY