TKN Intensifkan Kampanye di Medsos

0
250
Sekjen Nasdem Johnny G Plate.
Sekjen Nasdem Johnny G Plate.

JAKARTA, Nawacita — Tim Kampanye Nasional (TKN) pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengaku akan mulai memaksimalkan peran media sosial (medsos) memasuki bulan kedua masa kampanye pemilu presiden 2019. Hal ini dilakukan sekaligus melaksanakan hasil rekomendasi rapat kordinasi nasional (rakernas) TKN di Surabaya beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua TKN Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Johnny G Plate mengatakan tim akan memaksimalkan penggunaan fitur media sosial mengomunikasikan visi, misi, dan program pasangan calon (paslon) kepada publik. Dia melanjutkan, kampanye di media sosial juga akan mengikuti narasi positif yang ditekanan pada program Jokowi-Ma’ruf.

Johnny mengatakan, kinerja kampanye media sosial TKN akan berbeda dengan media sosial oposisi. Dia melanjutkan, tim medsos nantinya akan menyebarkan informasi sesuai kebutuhan guna mentransmisikan kepentingan program visi dan misi serta elektoral paslon sesuai momentum politik dibangun.

“Jadi kami tidak akan ikut mau maju apa mundur saat ini itu urusan mereka kami menyusun berdasarkan kepentingan kami sendiri,” kata Johnny saat ditanya persaingan dengan tim medsos oposisi, Kamis (1/11).

Juru Bicara TKN KIK Irma Suryani mengatakan, keberadaan medsos merupakan hal penting pada era digital. Dia mengatakan media sosial sarana yang baik untuk menyampaikan informasi maupun untuk menepis kabar bohong atau hoaks.

Untuk mengefektifkan kampanye di media sosial, sembilan partai politik yang tergabung dalam KIK segera melakukan revitalisasi akun media sosial untuk dari tingkat nasional hingga daerah. Langkah itu sesuai dengan rekomendasi dari konsolidasi rapat media sosial TKN hari ini.  “Kekuatan udara menjadi konsen bersama. Kita sepakat bahwa semua partai harus merevitalisasi aset digital yang dimiliki saat ini,” kata Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Verry Surya Hendrawan, di Jakarta, Kamis sore.

TKN berharap revitalisasi akun tersebut bisa memperkuat kampanye sekaligus menghadapi serangan-serangan di media sosial yang dilakukan oleh kubu oposisi. “Akun-akun parpol koalisi kan banyak yang di-take downoleh sebelah (Koalisi Indonesia Adil Makmur),” kata dia.

Ia mengatakan, saat ini masing-masing partai politik memiliki akun media sosial di tingkat nasional. Tak hanya itu, masing-masing dewan perwakilan daerah dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten/kota juga memiliki akun media sosial masing-masing.

Selain itu, ada pula 162 ribu calon legislatif dari parpol KIK yang tentu memiliki akun media sosial di berbagai jejaring. “Di tingkat provinsi saja sudah ada 34, lalu kabupaten kota ada 514 daerah. Itu dikalikan sembilan parpol. Ini semua kita minta untuk didata ulang dan disusun kembali supaya aktif,” ujar dia.

Menurut Verry, akun-akun tersebut bukan digunakan untuk menyerang kubu lawan. Namun, lebih kepada wadah untuk sosialisasi dan penyampaian capaian-capaian pemerintahan Joko Widodo. Hal itu, kata dia, sejalan dengan arahan pejawat Jokowi untuk mengutamakan cara-cara kampanye yang positif.

Selain melakukan revitalisasi akun, Verry menuturkan TKN juga membuat akun-akun khusus kampanye yang menyajikan konten kreatif berkampanye. Ada beberapa akun yang telah dibuat, namun, kata Verry, tim masih akan membuat dan menyusun akun kampanye yang akan diperkaya dengan kearifan lokal.

“Misalnya, tiap-tiap daerah kan ada bahasa dan dialek masing-masing. Nah, jadi konten kampanye nanti sesuai dengan budaya setempat. Kita akan perkaya ini,” katanya.

repblk

LEAVE A REPLY