Harvino, Ko-Pilot Lion Air, Punya 3 Anak Kecil dan 10 Anak Asuh

0
623

Vini Wulandari (37), adik Harvino, co-pilot pesawat Lion Air JT-610


Serpong, Nawacita.co – Hingga saat ini belum ada kabar soal penumpang dan kru yang selamat dari tragedi Lion Air JT-610 yang jatuh di Karawang, Jawa Barat. Keluarga masih setia menanti informasi, termasuk keluarga ko-pilot Lion Air yang bermama Harvino (41). 

Sambil berlinang air mata, Adik Harvino bernama Vini Wulandari (37), masih menunggu kabar tentang kakaknya tersebut. Vini masih berharap kakaknya masih selamat dari insiden tersebut.

Bahkan, dia menyebutkan telah berdoa bersama pihak keluarga untuk keselamatan Vino, sebutan untuk kakak keduanya tersebut. 
“Kami doa bersama-sama tadi malam, tapi bukan tahlilan untuk dia, tapi berdoa supaya dia survive, selamat,” ucap Vini di kediaman Vino, di Jalan Masjid An-Nur, Perumahan Green Park 2, Blok F Nomor 19, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (30/10)
Menurut Novi, Vino merupakan orang yang baik, saleh dan tidak pernah menunjukan kalau ada masalah. “Dia orangnya, baik, menyenangkan, yang susah-susah dia enggak pernah tunjukin. Yang ngeselin-ngeselin juga enggak, jadi anaknya baik banget,” kata Vini. 
Menurut Vini, apabila Vino meninggal dunia, maka Vino meninggalkan istrinya yang bernama Nia Fahrida Kurniawati (32), serta tiga orang anak yang masih kecil. Masing-masing berusia 8 tahun, 6 tahun, dan sang bungsu yang masih berusia 1,5 tahun.
Hingga saat ini, Selasa (30/10) sore, rumah Vino masih banyak dikunjungi oleh tetangga, sanak saudara, maupun masyarakat yang mengenalnya. Mereka di antaranya menyampaikan duka dan doa. Namun, istri Vino masih belum memberikan pernyataan terkait musibah yang menimpa suaminya tersebut. 
“Masih sedih banget,” ungkap Vini. 
Pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Basarnas sebelumnya memprediksi 189 penumpang dan awak yang berada di pesawat tersebut tak ada yang selamat. 
Hingga Selasa pagi, sudah ada 24 kantong jenazah berisi potongan tubuh dan serpihan pesawat lion Air telah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan proses identifikasi
(Kmprn)

LEAVE A REPLY