Penyerahan Pasar Turi, Jadi Moving of Issue Korban Sipoa

0
477
Demo menuntut salah satu pemegang saham Sipoa agar segera diperiksa.

 

Surabaya, nawacita – Korban pembelian apartemen Sipoa merasa ada moving of issue atau pengalihan isu pasca munculnya kabar terkait sidang kasus aset Pasar Turi yang akan diserahkan kepada Pemkot Surabaya. Para korban yang tergabung dalam forum peduli masyarakat bawah (FSMB) ini tetap melakukan aksi agar pemegang saham PT Bumi Samudra Jedine, inisial TK diproses pengadilan.

“Kita sama-sama mengetahui bahwa TK merupakan mantan Direktur di PT Gala Bumi Perkasa (GBP), sengaja menghembuskan kasus pasar turi yang mana dirinya sebagai dalang utamanya guna menutupi penipuan jual beli apartemen Sipoa,” terang Cahyo selaku koordinator aksi.

Dirinya meminta penegak hukum segera menyeret dan mengadili TK, karena PT Bumi Samudra Jedine, notabene adalah anak perusahaan naungan PT Sipoa Group yang hingga saat ini belum tersentuh hukum. Hanya dua anak buahnya yang diproses. “Kami menduga, ada mempermainkan hukum. Hal itu terlihat dari belum disentuhnya dirinya dalam kasus ini (Sipoa), meski dirinya sebagai orang yang paling bertanggung jawab dan menikmati uang penipuan,” tambahnya.

Selain itu, massa mendesak pengadilan berkirim surat kepada instasi hukum lainnya (Kepolisian dan Kejaksaan) agar Tee Teguh Kinarto dan anaknya Tee Devina segera diperiksa. “Kami tidak mengintimidasi proses hukum. Tapi pengadilan harus bisa melihat secara objektif kasus ini, karena menurut pandangan Kami Tee Teguh Kinarto orang yang paling bertanggung jawab. Ada 24 ribu orang menjadi  korban pembelian apartemen fiktif,” papar Cahyo. Para korban ini, juga meminta Komisi Yudisial (KY) melakukan pengawasan terhadap kinerja hakim yang diduga telah melanggar sumpah jabatan sebagai wakil tuhan. bdo

LEAVE A REPLY