Korban Sipoa Desak KPK Awasi Persidangan di PN Surabaya

0
462
Korban dugaan penipuan Apartemen Sipoa melakukan unjuk rasa di Kantor PN Surabaya, Rabu (26/9/2018).

SURABAYA, nawacita – Tak ingin Curiga ada potensi permainan dalam sidang kasus Apartemen Sipoa sejumlah masyarakat menggelar demo di Pengadilan Negeri Surabaya Rabu(26/9/2018). Ratusan Korban penipuan apartemen Sipoa yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Bawah (FPMB) terlihat memenuhi pengadilan yang terletak di Jalan Arjuna Surabaya itu.

Dalam orasinya, FPMB meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi proses persidangan kasus Sipoa. Massa FPMB menggelar unjuk rasa dengan membentangkan spanduk bertuliskan: ‘KPK harus turun tangan dalam persidangan Sipoa’. Tak hanya spanduk, massa FPMB juga membawa poster Tee Teguh Kinarto, salah satu pemegang saham PT Bumi Samudra Jedine, yang merupakan perusahaan di bawah naungan PT Sipoa Group.

FPMB meminta agar KPK turun tangan mengawasi sidang kasus penipuan dan penggelapan Sipoa dengan terdakwa Budi Santoso dan Klemen Sukarno Candra. Selain itu, FPMB juga mendesak agar majelis hakim sidang kasus Sipoa bekerja secara profesional.

Terlebih lagi FPMB mencium adanya pihak-pihak yang mencoba mempengaruhi keputusan majelis hakim. “Ada hakim yang diduga menutup-nutupi kedok dari dalang atau otak kasus penipuan Sipoa,” kata massa saat melakukan orasi.

Sementara itu, Muhammad Aldo yang mengaku sebagai salah satu korban Sipoa juga turut hadir pada unjuk rasa yang digelar oleh FPMB. Kepada wartawan, Aldo mengaku telah menyurati semua pihak. “Saya sudah mengirim surat ke presiden, wakil presiden, staf presiden, Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan kepolisian. Tapi tidak ada respon sama sekali, saya harus bagaimana lagi?” katanya seraya menangis.

Karena tidak mendapat respon, Aldo pun mendesak agar KPK menyelidiki proses persidangan kasus Sipoa di PN Surabaya. Bahkan, Aldo bersama para korban lainnya berencana akan mendatangi KPK serta institusi lain secara langsung.

“Saya ingin KPK menyelidiki sidang Sipoa. Saya akan mengantar sendiri surat ini ke KPK minggu depan,” ujar Aldo.

Perlu diketahui, unjuk rasa ini merupakan ketiga kalinya yang dilakukan FPMB. Mereka menuntut agar seluruh aparat penegak hukum mengusut tuntas dalang dan otak dari kasus Sipoa. bdo

LEAVE A REPLY