Fadli Zon: Terpaksa SayaTutup Twitter kami, Jokowi Kalahkan Prabowo Dalam Polling

0
344
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Parlemen
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Parlemen

Jakarta, Nawacita.co – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, sempat membuatpolling mengenai pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

polling tersebut ia buat melalui akun Twitternya, pada Selasa (21/8/2018).

Dua jam sebelum polling berakhir, tampak Jokowi mengungguli Prabowo Subianto.

Di mana pasangan Jokowi-Maruf Amin mendulang 61 persen vote dari para voters.

Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hanya mendapat 39 persen suara.

Voting tersebut tampak telah diikuti oleh 52.492 pengguna Twitter.

Meski demikian, polling tersebut tidak lagi tersedia lantaran Fadli Zon menutupnya.

Wakil Ketua DPR ini mengaku jika dirinya terpaksa melakukan hal itu karena ada aplikasi beli polling dan serbuan bot siluman.

Sebagai gantinya, ia kemudian membuat cara baru untuk polling, yakni menggunakan like dan retweet.

“Polling td terpaksa sy tutup krn ada aplikasi beli polling plus serbuan bot siluman. Jd ini aja gantinya. Thx. Ini sekedar taste the water,”tulisnya.

Meski demikian, seorang pegiat media sosial, Dede Budhyarto melalui @kangdede78 sempat meng-capture postingan Fadli Zon dan membagikannya di laman Twitternya.

Di sisi lain, Fadli Zon mengunggah sejumlah cuitan dan menjelaskan permasalahan yang ia hadapi dalam polling tersebut.

@fadlizon: Sy detect dlm polling twitter sy ada intervensi bot siluman dr Aussie, AS, Kenya, Kroasia, Swedia, Malaysia, UK, Perancis, Brazil.

@fadlizon: Sy coba polling cara lain.

Diketahui, sebentar lagi, masyarakat Indonesia akan merayakan pesta demokrasi pemilihan presiden 2019.

Para tokoh politik telah membuat keputusan sesuai pilihan partai untuk berkoalisi.

Terdapat dua pasangan bakal capres dan cawapres, yakni Jokowi-Ma’ruf Amin dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma’ruf Amin diusung oleh partai PDIP, Partai NasDem, Hanura, Golkar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Pembangunan, Perindo, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diusung empat parpol, yakni Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat.

Kedua paslon tersebut telah mendaftarkan ke kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Jakarta Pusat pada Jumat (10/8/2018) siang

(Trbn)

LEAVE A REPLY