Casemiro: Status Favorit tak Jamin Brasil Menang

0
238
Casemiro
Casemiro

SOCHI, Nawacita — Brasil mungkin menjadi favorit terkuat untuk mengalahkan Meksiko dan bakal melaju ke perempat final Piala Dunia 2018. Tetapi gelandang Selecao, Casemiro, menilai status unggulan tak punya makna apa pun.

Ia merujuk Jerman yang jadi unggulan, namun sudah tersingkir pada babak awal. Ini bukti bahwa dalam sepak bola status unggulan bukan garansi hasil bagus.

“Favoritisme ini datang dari Anda. Kaus itu tidak memenangkanmu dalam pertandingan. Lihatlah Jerman,” kata dia kepada para pewarta di pusat pelatih Brasil, Jumat (29/6).

Brasil akan menghadapi Meksiko di Samara pada Senin (1/7). Gelandang Real Madrid itu menegaskan, Brasil yang pernah menjadi juara lima kali itu tidak menjadi jaminan pasti menang.

Ia menungkapkan, para pemain Brasil santai tentang hal itu. Semua pemain Brasil, kata dia, adalah kelas dunia dan berasal dari klub top. Sehingga, mereka sudah terbiasa dengan tekanan.

“Kami selalu memiliki rasa hormat, ketenangan dan kerendahan hati. Kami harus bermain sepak bola yang baik untuk mengalahkan Meksiko,” tegas Casemiro.

Salah satu alasan Brasil menjadi favorit adalah catatan buruk Meksiko melawan tim Amerika Selatan di putaran final Piala Dunia. Dalam 15 turnamen berbeda sebelum Rusia, Meksiko hanya mampu sekali saja mengalahkan tim Amerika Selatan, yakni Ekuador 2-1 pada putaran Piala Dunia 2002.

Alasan lain adalah ketidakpastian Meksiko. Pemain-pemain Meksiko membuat salah satu kejutan di awal turnamen ketika mereka mengalahkan Jerman dengan skor 1-0. Selanjutnya mereka menang 2-1 atas Korea Selatan, tetapi kemudian secara misterius tampil buruk saat melawan Swedia dan takluk 0-3.

Pemain Meksiko mana pun yang ditampilkan di lini tengah, mereka harus melewati Casemiro, pemain yang sekarang ini dinilai sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia. Setelah membuat lima penampilan pengganti untuk Brasil pada 2011 dan 2012, Casemiro ditinggalkan untuk sementara waktu. Tetapi kini dia telah menjadi bagian integral dari tim asuhan Tite. Casemiro jadi starter dalam 13 laga terakhir Selecao.

Pemain berusia 26 tahun itu absen dalam semua jenis istirahat musim panas, setelah bermain hingga pertandingan terakhir musim liga bersama klubnya. Terakhir, Casemiro tampil pada final Liga Champions ketika dia kembali meraih gelar juara.

Dia hanya tertawa atas kekhawatiran mungkin lelah atau siap untuk beristirahat. “Saya bermain di final Liga Champions dan saya menang. Itu mimpi. Mimpi lainnya bermain di Piala Dunia dan menang. Saya akan menjadi pria paling bahagia di dunia.”

rpblk

LEAVE A REPLY