Sidang Setya Novanto Hadirkan Ganjar Pranowo sebagai Saksi

0
290
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Jakarta, Nawacita – Sidang lanjutan dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dengan terdakwa Setya Novanto digelar hari ini, 8 Februari 2018. Salah satu saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Nama Ganjar disebut-sebut turut menerima uang US$ 520 ribu.

Ganjar menegaskan bahwa kasus korupsi proyek e-KTP ini adalah persoalan lama. Ia telah berulang kali membantah menerima dana dari proyek tersebut. “Sorry ya, kita tidak terima. Kita tidak main-main soal itu,” ujar Ganjar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Februari 2018.

Saat ditanyai soal peran Setya dalam kasus megakorupsi itu, Ganjar tak menjelaskan rinci. Ganjar berujar agar menunggu saja persidangan dimulai. Hingga pukul 09.40 WIB, Setya belum juga tiba di pengadilan dan sidang belum berlangsung.

Sebelumnya, sejumlah saksi telah dihadirkan oleh jaksa. Mereka berasal dari pelbagai kalangan, mulai dari pihak swasta, pemerintah, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan terpidana korupsi e-KTP. Di antaranya mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan terpidana e-KTP Irman serta Sugiharto.

Setya didakwa jaksa penuntut umum KPK berperan dalam meloloskan anggaran proyek e-KTP di DPR pada medio 2010-2011 saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar. Atas perannya, Setya Novanto disebut menerima total fee sebesar US$ 7,3 juta. Dia juga diduga menerima jam tangan merek Richard Mille seharga US$ 135 ribu. Setya Novanto didakwa melanggar Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Kini, Setya sedang mengajukan permohonan menjadi justice collaborator. Seperti yang diketahui, syarat-syarat untuk menjadi JC di antaranya mengakui perbuatan, bersedia terbuka menyampaikan informasi yang benar tentang dugaan keterlibatan pihak lain yaitu aktor yg lebih tinggi atau aktor intelektual atau pihak-pihak lain yang terlibat dan pemohon bukan merupakan pelaku utama dalam perkara.

Apabila permohonannya disetujui KPK, seperti pelaku korupsi yang menjadi justice collaboratoryang lain, Setya Novanto akan dipertimbangkan untuk menerima tuntutan hukuman lebih ringan. Setelah itu, ketika menjadi terpidana, justice collaborator bisa menerima pemotongan masa tahanan dan hak-hak narapidana lain yang bisa diberikan secara khusus.

tempo

LEAVE A REPLY