Korea Selatan Tingkatkan Kerjasama dengan RI Menjadi Kemitraan Khusus

0
419

Jakarta,Nawacita.co – Dengan didahului oleh upacara jajar kehormatan, Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Korea Selatan Y.M. Song Young-Moo di Kantor Kemhan Jakarta, Selasa (30/1). Adapun maksud kunjungan Menhan Korea yang telah ketiga kalinya bertemu dengan Menhan RI adalah menindaklanjuti pertemuan kedua kepala negara yaitu Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Korea Moon Jae-in pada pertemuan di Bogor, Desember tahun lalu.

Melalui Menhan Korea, Presiden Korea secara khusus menyampaikan untuk meningkatkan kerjasama atau kemitraan kedua negara dari strategic partnership menjadi special strategic partnership atau kemitraan khusus. Untuk itu dalam kesempatan kunjungannya ke Kemha kali ini, pihak Korea menyampaikan keinginannya untuk bertukar informasi terkait perkembangan kerjasama kedua negara yang telah dibangun selama ini.

Dengan melihat arah kebijakan Indonesia yang sama dengan Korea, Pemerintah Korea melihat Indonesia memiliki potensi untuk memproduksi sendiri industri pertahanannya khususnya dalam memproduksi kapal selam

300118-Menhan-KorselMenanggapi hal tersebut, Menhan RI menyampaikan beberapa masalah yang perlu menjadi perhatian Indonesia dan Korea diantaranya isu terkait Korea Utara, Laut China Selatan, Laut Sulu di Philipina dan pengungsi Rohingnya. Menurut Menhan RI, jika pengungsi Rohingnya tidak ditangani secara benar maka teroris dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari teroris. Hal ini harus menjadi perhatian bersama mengingat terorisme merupakan ancaman dan musuh bersama.

Setelah melakukan pertemuan dengan Menhan RI di Kemhan, Menhan Korea langsung bertolak ke PT PAL Surabaya untuk melihat kegiatan joint section kapal selam ke-3 dan melihat dari dekat pengoperasian KRI Nagapasa-403. Dan lawatan Menhan Korea akan diakhiri dengan melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Rabu (31/1) di Istana Bogor. (ERA/WND/SSI/JLY/Dny)

LEAVE A REPLY