Rupiah Melemah 0,13 Persen Pada Akhir Pekan

0
331
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta, Nawacita – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,13 persen atau 17 poin di level Rp 13.306 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini, Jumat, 26 Januari 2018.

Pada awal perdagangan pagi tadi, mata uang garuda juga dibuka dengan pelemahan sebesar 0,08 persen atau 11 poin di posisi Rp 13.300. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.293–Rp 13.319 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan mata uang lainnya di Asia cenderung bervariasi, dengan yen Jepang membukukan penguatan paling tajam mencapai 0,41 persen, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,4 persen. Di sisi lain, won Korea Selatan membukukan pelemahan terbesar terhadap dolar AS yang mencapai 0,51 persen, diikuti rupiah dan dolar Taiwan yang turun 0,08 persen.

Adapun indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau melemah 0,61 persen atau 0,542 poin ke level 88,849 pada pukul 16.31 WIB.

Dolar AS sempat mendapatkan dorongan pada perdagangan Kamis, 25 Januari 2018, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pernyataan mendukung greenback yang lebih kuat.

Dalam wawancara dengan CNBC saat tiba di World Economic Forum di Davos, Swiss, Trump berkomentar menginginkan dolar yang kuat serta mengatakan bahwa komentar sebelumnya oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin tentang pelemahan dolar AS telah keluar dari konteks.

Namun, beberapa pelaku pasar merasa skeptis bahwa komentar Trump akan cukup untuk mengubah tren pelemahan dolar AS beberapa waktu terakhir.

“Fundamental pasar menunjukkan bahwa dolar AS dapat melemah selama 2018,” kata Roy Teo, pakar strategi investasi untuk LGT Bank di Singapura, seperti dikutip dari Reuters.

Pelaku pasar mengatakan dolar AS telah menghadapi goncangan karena daya tarik imbal hasil relatifnya terlihat berisiko saat bank-bank sentral utama di dunia terlihat mengurangi stimulus moneter mereka.

Hal itu akan mengubah dinamika suku bunga dalam beberapa tahun terakhir, ketika bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), menjadi satu-satunya bank sentral yang menaikkan suku bunga.

Pada akhir perdagangan kemarin, Kamis, 25 Januari 2018, nilai tukar rupiah ditutup menguat di level Rp 13.289 dengan kenaikan sebesar 0,19 persen atau 15 poin.

tempo

LEAVE A REPLY