Begini Tanggapan Pakde Karwo Soal Azwar Anas Mundur

0
405
Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Soekarwo (kanan) saat pengumuman rekom 17 Pilkada serentak di kantor DPP Partai Demokrat Minggu 7 Januari 2018. (tirto)

JAKARTA, Nawacita – Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Soekarwo mengungkapkan tentang ramainya isu politik belakangan ini di Jawa Timur. Terutama menyangkut mundurnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dari kontestasi pilgub Jatim.

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini mengungkapkan keterkejutan dengan yang terjadi baru-baru ini, terutama yang menimpa pasangan Gus Ipul, Azwar Anas. “Terkejut saya. Tapi belum komunikasi (dengan Azwar Anas). Tapi dengan Gus Ipul komunikasi terus,” jelas Pakde Karwo, di kantor DPP Partai Demokrat, Minggu malam (7/1/2018).

Dia pun menegaskan, ini tak akan membuat Pilkada Jatim 2018 memanas. Menurut dia, tak cocok masyarakat Jatim digegerkan dengan isu seperti itu.

“Enggak (memanas). Dingin. Masyarakat di sana tak cocok teriak, cocoknya tepuk tangan. Di sana itu sangat open mind. Teriak itu artinya kalau menyampaikan sesuatu disampaikan. Bukan teriak-teriak itu (black campaign),” ungkap Pakde Karwo.

Kendati demikian, dia mengaku tidak dalam kapasitas untuk memastikan apakan serangan terhadap Azwar Anas itu tergolong kampanye hitam atau kampanye negatif. “Tapi kita tidak tahu, apakah itu (yang menimpa Azwar Anas) kampanye hitam atau tidak,” ungkap Pakde Karwo.

Dia juga mengatakan, apa yang terjadi dengan pasangan Gus Ipul-Azwar Anas, tidak menguntungkan pasangan Khofifah-Emil Dardak. Menurutnya masyarakat sudah rasional. “Enggak ada. Saya tidak mengomentari untung. Saya pikir masyarakat sudah rasional,” pungkas Pakde Karwo.

Pakde Karwo juga menjelaskan, dirinya akan menjaga posisinya sebagai GUbernur Jatim meskipun pada saat bersamaan juga menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Pakde Karwo mengaku, Khofifah maupun Gus Ipul adalah sahabat. “Saya tak kampanye di tempatnya Ibu (Khofifah). Tapi, mesin partai saya dorong jalan terus. Gus (Gus Ipul) saya tak akan mungkin kampanye bantu sampeyan, ndak. Tapi kalau kemudian Sampeyan mau ngerokok, enggak punya, saya beliin. Clear,” ucap Soekarwo. liputan6

LEAVE A REPLY