Bhineka Tunggal Ika Jati Diri Bangsa

0
265

Hingga saat ini, ke-Bhinneka Tunggal Ika-an itu, di beberapa daerah masih terwujud dengan mempertahankan etika masing-masing kedaerahan, baik budaya, bahasa, sastra, atau seni daerahnya, yang hidup berdampingan dengan tentram dan damai. Hal itu disampaikan oelh Edhy Prabowo dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan, (26/11) di Palembang

“Ke-Bhineka Tunggal Ika-an itu, yang secara etika ingin mempersatukan bangsa ini,” ujarnya

Ketua komisi IV DPR RI ini menambahkan bahwa Masyarakat terdiri atas kumpulan kelompok individu. Induvidu-individu terdapat di dalam keluarga. Maka pembentukan jati diri bangsa tidak terlepas dari pembentuk-pembentuknya itu, yaitu daerah, kelompok masyarakat, dan individu masing-masing. Oleh sebab itu, marilah kita semua berusaha melihat kembali jati diri bangsa dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga dan diri kita sendiri.

“Pemerintah sudah membangun visi misi dan strategi pembangunan nasional dalam mewujudkan Jati Diri Bangsa kembali. Visi misi dan strategi pembangunan nasional tersebut dikeluarkan oleh Departemen Komunikasi dan Informatika Sekretariatan Negara Republik Indonesia pada tahun 2004,” ungkapnya

Adapun strategi pokok yang dapat ditempuh di antaranya adalah Strategi Penataan Kembali Indonesia yang diarahkan untuk menyelamatkan sistem ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan semangat, jiwa, nilai, dan konsensus dasar yang melandasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, terutama Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tetap berkembangnya pluralisme dan keberagaman dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika.

“Kemudian strategi Pembangunan Indonesia yang diarahkan untuk membangun Indonesia disegala bidang adalah perwujudan dari amanat yang tertera jelas dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 terutama dalam pemenuhan hak dasar rakyat dan penciptaan landasan pembangunan yang kokoh,” pungkasnya (bei)

LEAVE A REPLY