Menteri Susi Bagi Alat Tangkap Ramah Lingkungan di Kalsel

0
383
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Kotabaru, NawacitaKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyediakan 1.056 paket bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan untuk nelayan kecil di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Bantuan dikirim bertahap, dalam sepekan ini yang sudah tiba sebanyak 573 paket,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kotabaru, Mochran di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Minggu (19/11/2017).

Paket bantuan dikemas dalam 6.454 karung, berisikan alat tangkap permukaan jenis rengge millenium. Dengan berbagai ukuran dan trammel net. Alat tangkap ini diberikan gratis kepada nelayan tradisional yang selama ini menggunakan alat penangkap ikan bernama lampara.

“Senin kami akan ke Jakarta bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi untuk berkonsulitas teknis penyerahan. Kalau bisa segera karena nelayan juga sangat membutuhkan,” kata Mochran.

Rencananya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan menyerahkan langsung bantuan ini kepada nelayan. Untuk bisa mendapatkan bantuan ini, nelayan harus menukarnya dengan alat tangkap lampara.

Sebelumnya Dinas Perikanan Kotabaru mendata ada sekitar empat ribu nelayan pengguna lampara. Sebagian besar bersifat musiman, sedangkan yang aktif hanya sekitar 1.600 orang, terbanyak di Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Sebuku.

“Masalah kekurangan realisasi bantuan juga akan kami konsultasikan, apakah bisa diusulkan penambahan walau harus menyusul di 2018,” ia menambahkan.

Sementara itu, pemberian bantuan alat tangkap ini sehubungan dengan larangan penggunaan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan jenis pukat tarik dan pukat hela yang diwacanakan sejak 2015. Pemerintah melarang alat tangkap bergerak yang menyapu dasar perairan itu demi melindungi habitat ikan.

inlh

LEAVE A REPLY