Ancaman Blacklist Djarot ke Pedagang Jual Beras di Atas Harga Patokan

0
690
Gubernur DKI Djarot S Huidayat
Gubernur DKI Djarot S Huidayat

Jakarta, Nawacita – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengancam pedagang beras di Pasar Induk Cipinang yang menerapkan harga di atas harga eceran tertinggi (HET). Djarot akan memberikan sanksi tegas bagi pedagang yang melanggar.

“(HET) bukan imbauan lagi, ini sudah kebijakan. Kalau mereka main-main dari kesepakatan langsung blacklist, keluar dari food station gitu saja. Sudah bukan lagi imbauan karena kalau imbauan banyak yang main main,” kata Djarot saat membuka operasi pasar beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Djarot menegaskan kepada para pedagang tidak memainkan harga. Ia mengatakan pemerintah akan menindak tegas setiap aksi spekulasi beras di Jakarta.

“Pemerintah ini ketika berpihak betul kepada rakyat. Ingat para mafia para spekulan semuanya itu pasti kalah. Kami punya dana, kami juga punya power kewenangan untuk memutuskan. Kalau ganggu, kami turun,” sebutnya.

Djarot mengatakan memilih Pasar Induk Cipinang sebagai pusat operasi pasar karena posisinya sebagi barometer harga di Jakarta. Ia yakin bila harga beras di Jakarta stabil maka akan berpengaruh ke daerah lainnya.

“Food Cipinang ini adalah barometernya. Anda tidak pernah lihat di Jakarta harga bergejolak. Ketika ada yang main-main, kemarin sudah mulai agak,” tuturnya.

dtk

LEAVE A REPLY