Sri Mulyani Jelaskan Uang Pajak untuk Bantu Usaha Rakyat Kecil

0
423
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunjungi pelaku usaha kecil dan meluncurkan fasilitas pembiayaan iltra mikro di Desa Pasir Angin, Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (14/8)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunjungi pelaku usaha kecil dan meluncurkan fasilitas pembiayaan iltra mikro di Desa Pasir Angin, Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (14/8)

Jakarta, Nawacita Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, upaya pemerintah untuk menggenjot pungutan pajak juga bertujuan untuk menggerakan ekonomi masyarakat. Salah satunya, melalui subsidi bunga untuk pinjaman bagi para pelaku usaha kecil.

Di hadapan pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Desa Pasir Angin, Bogor, Sri Mulyani menjelaskan pentingnya membayar pajak. Ia menuturkan, penerimaan pajak sangat berarti, karena digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur di daerah tertinggal, memberikan akses pendidikan dan kesehatan untuk rakyat miskin, serta membiayai program-program lain yang dapat meningkatkan kemakmuran rakyat.

Tahun ini, pemerintah menargetkan penerimaan pajak hingga Rp1.307,6 triliun. Pajak tersebut kemudian antara lain juga akan disalurkan melalui program subsidi.

“Jadi negara masuk ke tempat ibu-ibu datang dalam berbagai bentuk, seperti subsidi listrik, elpiji, Kredit Usaha Rakyat (KUR) langsung kepada masyarakat dan kalau ibu-ibu anaknya sekolah, sekolahnya bisa berjalan karena APBN,” ucap Sri Mulyani, Senin (14/8).

Dengan demikian, menurut dia, uang pajak yang dikumpulkan dari masyarakat akan dikembalikan lagi kepada masyarakat. Pemerintah, lanjut Sri Mulyani, memiliki bantuan subsidi dalam berbagai bentuk bantuan sosial. Program bantuan sosial tersebut dijalankan dengan berbagai macam skema melalui program Kementerian atau Lembaga yang berjalan setiap tahunnya.

Untuk keluarga miskin dan sangat miskin, Kementerian Sosial memiliki program bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) hingga program Beras Untuk Keluarga Sejahtera (Rastra). Sedangkan untuk subsidi energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki program subsidi untuk elpiji 3 kg, subsidi listrik, hingga subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Itu semua diambil dari uang pajak yang kita kumpulkan,” ujarnya.

Sri Mulyani mengungkapkan, masih banyak warga negara yang belum memenuhi kewajibannya membayar pajak. Untuk itu, pihaknya pun akan terus mengejar penerimaan pajak demi kemakmuran rakyat.

Penerimaan negara ini, menurutnya akan diupayakan benar-benar digunakan untuk mendorong peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat, mengatasi ketimpangan.

“Saya berharap supaya ibu-ibu makin guyub, saling membantu kemudian kita hubungan sosialnya semakin kuat. Dan itu yang disebut aset sosial, ekonomi dibangun, masyarakat rukun saling membantu dan ekonomi kuat,” pungkasnya.

cnn

LEAVE A REPLY