Jokowi Akan Bagikan Tanah Untuk Pengusaha Muda

0
1266
BPD HIPMI Jatim menjadi Rombongan Peserta terbanyak Rakernas dari 34 BPD HIPMI se Indonesia yang hadir. (Nawacita/Riko)

 

Jakarta, Nawacita – Presiden Joko Widodo pagi tadi menghadiri acara Rapat Kerja Nasional ke-16 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Acara digelar di Grand Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Senin (27/3). Dalam kesempatan itu, Jokowi memaparkan sejumlah strategi kebijakan pemerataan ekonomi yang akan menjadi visi misi 100 tahun Indonesia Merdeka tahun 2045 nanti.

Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa ketidakpastian dan kelambatan ekonomi dunia betul-betul sangat-sangat menyulitkan semua Negara. Hampir semua Negara babak belur karena hampir semua kepala-kepala  Negara tidak bisa memastikan ekonomi di bangsanya, 1-2 tahun ke depan. Tetapi kalau melihat pertumbuhan ekonomi di Negara Indonesia 5,2 %. Padahal Negara lain ada yang turun 2-3 persen. Lalu Negara G-20 ekonomi Indonesia masih pada posisi yang sangat baik. “Kita hanya di bawah India dan RRT. Maka ada optimisme peluang untuk Indonesia melalui generasi pengusaha muda di HIPMI,” ujar Jokowi. “Saya dulu juga HIPMI. Tapi sudah 28 tahun yang lalu,” sahutnya sambil tersenyum di depan peserta Rakernas.

Jokowi meminta kepada seluruh peserta Rakernas HIPMI XVI, agar setelah rakernas ini HIPMI berperan memegang peran penting dalam rangka mendukung pemerataan kebijakan ekonomi. khususnya Re-strukturisasi asset dan Reformasi Agraria. “Sekarang ini ada 12,7 juta hektar lahan yang akan kita pegangkan kepada rakyat, kepada koperasi. Dan akan kita berikan kepada pondok pesantren, masyarakat adat serta HIPMI yang arahnya adalah sebuah pemerataan,” janji mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Hipmi perannya dimana? Jokowi menjelaskan bahwa peran Hipmi adalah segera merumuskan sebelum kebijakan pemerataan ekonomi ini betul-betul diterapkan. Jokowi berharap, dirumuskan saja di Rakernas ini, Apa saja yang diharapkan dan siap dilakukan oleh pengusaha muda. “Apa yang kongkrit dari rumusan HIPMI. Pesan saya Jangan minta fasilitas. Tapi kalau urusan re-Distribusi asset (restrukturisasi asset) kita bisa memberikan,”  terangnya.

Nawacita Rakernas HIPMI1
Presiden Ri Joko Widodo saat memberikan paparanya tentang Strategi kebijakan Pemerataan Ekonomi Indonesia hingga 2045 di Rakernas XVI HIPMI, Jakarta (27/3).
Misalnya, lanjut Jokowi, HIPMI membuat konsensi-konsesi kecil yang produktif untuk bisa diberikan lahan dari program restrukturisasi asett. “Masing-masing konsensi bisa 1000 hektar, lalu ada lagi 1000 hektar, lalu 500 hektar. Atau disini 5 hektar, disana 5 hektar. Tapi dengan catatan lahan itu ,harus produktif. Jangan sampai konsesi yang kita beri lalu dijual lagi,” papar Jokowi yang disambut tepuk riuh sekitar 1000 lebih peserta pembukaan Rakernas XVI HIPMI.

Apa Alasan Jokowi siap memberikan peluang-peluang itu kepada HIPMI? Presiden RI ke 7 ini bercerita, sekitar 1,5 bulan yang lalu, dirinya sudah minta pada menko perekonomian, Kepala Bappenas dan menteri keuangan untuk berhitung. Bahwa 100 tahun Indonesia ke depan visi kita kemana di tahun 2045. “Pada saat 100 tahun Indonesia merdeka, kita menjadi pemegang kendali ekonomi dunia, paling tidak menjadi nomer 4 yang terkuat di dunia,” tegasnya.

Ada tiga tahapan besar yang akan kita lakukan untuk mensukseskan target tersebut. Pertama sebagai basic pondasi adalah pembangunan Infrastruktur baik jalan tol, pelabuhan, Kereta Api dan bandara di seluruh Indonesia. Agar biaya akomodasi, transportasi dan logistic bisa lebih murah. Kedua, adanya Industri pengolahan yang berbasis pada bahan mentah yang dimiliki Indonesia. Ketiga baru masuk pada industry jasa. “Itu kita planning 30 tahun selesai, tapi kalau jalan cepat tidak sampai 30 tahun,” jelasnya.

Jokowi memprediksi, tahun 2045 penduduk Indonesia kurang lebih berjumlah 309 juta jiwa. Pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 6%. Product Domestic Bruto USD 9,1 Triliun atau kurang lebih Rp120.000 triliun. Dengan Income perkapita yang saat ini sebesar 3500 USD per tahun maka pada tahun 2045 menjadi 29.000 USD per kapita pertahun.

Maka kelak, yang pegang peranan di tahun 2045 adalah anggota-Anggota HIPMI yang sekarang ada di Rakernas ini. “Ingat kata-kata saya, insya Allah Kejadian,” doanya.

Jokowi menambahkan, karena sekarang era kompetisi maka jangan sampai ada lagi pengusaha muda yang minta-minta fasilitas. “Jangan minta ke saya hal-hal seperti itu. Mahdzab saya adalah mashyzab persaingan. Tapi saya tetap memberikan dan membuka peluang-peluang usaha,” ujarnya.

Mereka yang diberi fasilitas itu, kata Jokowi adalah pengusaha yang betul-betul sudah terseleksi dari persaingan dan kompetisi bertahun-tahun. “Saya titip juga kepada Adik-Adik di PErguruan tinggi dan SMA. Lakukan segala sesuatu yang berkaitan dengan enterpreneurship, kewiraswastaan dengan perjuangan. Jangan takut memulai. Semakin beberapa kali jatuh bangun, itu lebih mematangkan kita. Gelombang apapun akan diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua DPR Setya Novanto, dan Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia. rko

LEAVE A REPLY