BUMN Dingatkan Pakai Produksi Dalam Negeri Atau Kena Sanksi.

0
520

JAKARTA.NAWACITA — Pemerintah mengharapkan badan usaha dapat menggenjot penggunaan produk dalam negeri atau tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Agar terjadi efisiensi biaya serta daya saing produk.

Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah mengingatkan PT Pertamina (Persero), PT PGN (Persero) Tbk dan badan usaha di kegiatan hulu dan hilir migas tentang hal ini. Peningkatan penggunaan TKDN juga bermanfaat dapat menciptakan lapangan kerja baru yang selanjutnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Produk-produk hasil produksi dalam negeri, menurut Luhut, berkualitas baik. Namun, terkadang ada badan usaha yang ‘nakal’ dengan mengubah spek sehingga tidak cocok dengan produk buatan dalam negeri. Berdasarkan hal itu, badan usaha melakukan impor.

“Mereka (produk dalam negeri) ekspor juga kok kemana mana. Jadi jangan ngarang, nakal. kadang-kadang speknya diubah-ubah jadi tidak match dengan ini. Padahal spek kita dipakai di Amerika dan Timteng. Jadi ini kadang-kadang karena senang impor. Saya bilang temen-teman muda di bidang energi cukup, enough is enough, Jangan lagi kita bawa mental-mental yang nggak jelas itu,” kata dia seperti mengutip situs Kementerian ESDM, Jumat (26/8/2016).

Selanjutnya, mantan Menkopolhukam ini wanti-wanti mengingatkan, apabila badan usaha atau lembaga negara tidak mengindahkan seruan ini, maka akan sanksi khusus. “Yang jelas akan ada tindakan tegas,” pungkasnya.

Sumber: beritajatim

 

LEAVE A REPLY