KPK Kecam Remisi Napi Koruptor

0
579

Jakarta, nawacita – Pemberian remisi kepada narapidana kasus tindak pidana korupsi dianggap melemahkan apa yang telah diperjuangkan oleh KPK. Namun Menkum HAM Yasonna Laoly beralasan pemberian remisi tersebut lantaran lembaga pemasyarakatan (lapas) penuh.

Salah satu koruptor yang mendapatkan remisi yaitu Nazaruddin dan Gayus Tambunan. Pengurangan masa tahanan tersebut sangat disesalkan KPK.

“Kami menyesalkan sebegitu banyak remisi dan membuat efek jera berkurang,” kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2016).

Yuyuk menyebut bahwa hukuman yang dibebankan kepada para koruptor merupakan perjuangan KPK agar tindak pidana korupsi semakin berkurang. Namun dengan adanya pemberian remisi tentunya menimbulkan rasa keberatan dari sisi penegakan hukum.

“Sebagai penegak hukum, kami bangun kasus sedemikian rupa sampai dakwaan dan tuntutan dan setelah in kracht (malahan) ada remisi dan mengurangi tahanan,” ucap Yuyuk.

Apalagi dengan adanya draf revisi terhadap Peraturan Pemerintah (PP) nomor 99 tahun 2012 yang dianggap lebih memudahkan pemberian remisi termasuk kepada narapidana kasus tindak pidana korupsi. Alasan Yasonna bahwa lapas penuh dianggap pegiat antikorupsi Emerson Yuntho mengada-ada.

Dari data Kemenkum HAM sendiri, hingga Juli tahun ini, hanya ada 4.907 narapidana kasus tindak pidana korupsi. Angka ini amat rendah dibandingkan narapidana kasus tindak pidana narkotika yang mencapai 77 ribu.

Yasonna yang menyebut bahwa lapas over capacity memang benar adanya tetapi mayoritas untuk narapidana kasus tindak pidana narkotika. Sedangkan, jumlah narapidana kasus tindak pidana korupsi yang hanya mencapai 4.907 per Juli ini tentunya tidak relevan dengan alasan yang disampaikan Yasonna.

“Tahukah Anda bahwa jumlah napi korupsi hanya 1,92 % dari total napi di seluruh Indonesia. So, apakah kebijakan kemudahan remisi untuk koruptor akan mengurangi kelebihan kapasitas di penjara? Hallllooo Pak Menteri,” sindir Emerson.

Sumber : detik.com

LEAVE A REPLY