Jusuf Kalla Peringati Waisak di Borobudur

0
1309
MAGELANG, CENTRAL JAVA, INDONESIA - MAY 22: Buddhist monks walk around the Borobudur temple during celebrations for Vesak Day on May 22, 2016 in Magelang, Central Java, Indonesia. Vesak is observed during the full moon in May or June with the ceremony centered around three Buddhist temples, pilgrims walk from Mendut to Pawon, ending at Borobudur. The holy day celebrates the birth, the enlightenment to nirvana, and the passing of Gautama Buddha's, the founder of Buddhism. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)

Magelang, Nawacita.co – Wakil Presiden HM Jusuf Kalla mengatakan Candi Borobudur yang tetap berdiri megah saat ini menjadi bukti kehidupan yang Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia.

“Kita tetap memelihara Candi Borobudur dengan baik, dan dilakukan oleh semua masyarakat tanpa memandang agamanya,” kata Wapres JK dalam sambutannya pada perayaan Trisuci Waisak Nasional 2016 di halaman Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu malam.

JK menambahkan bahwa Borobudur adalah suatu warisan dan kebanggaan Bangsa Indonesia, tanpa memandang suku, bangsa, atau agama seseorang. “Borobudur menjadi bukti bahwa Bhinneka Tunggal Ika kita jalankan dengan harmonis di negeri ini,” kata dia.

JK menambahkan saling menghormati dalam perbedaan akan melancarkan upaya mencapai cita-cita Indonesia, yakni kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya. “Semua agama menginginkan keselamatan, Islam, Kristen, Hindhu, juga Buddha, karena itu saling menghormati menjadi tonggak penting kemajuan bangsa,” kata dia.

Perayaan Trisuci Waisak 2016 juga dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Pendayaan Aparatur Negara- Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

Dalam acara tersebut, Bikkhu Sri Pannavaro Mahathera menyampaikan pesan Waisak 2016/2560 BE mewakili Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) tentang pentingnya cinta kasih dalam budi dharma.

sumber : tribunjateng.com

LEAVE A REPLY