Tokoh Bonek Senior Andi Peci Tutup Usia, Persebaya Berduka

Surabaya, Nawacita – Kabar duka menyelimuti Kota Surabaya. Andy Kristiantono atau yang lebih dikenal sebagai Andie Peci, salah satu tokoh paling berpengaruh di kalangan Bonek sekaligus aktivis buruh nasional, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Kabar wafatnya segera menyebar luas dan memunculkan gelombang belasungkawa dari keluarga besar Bonek, insan sepak bola, aktivis, hingga masyarakat umum.

Bagi masyarakat Surabaya, nama Andie Peci bukan sekadar identik dengan tribun Stadion Gelora Bung Tomo. Selama lebih dari dua dekade, ia dikenal sebagai sosok yang tak pernah lelah memperjuangkan eksistensi Persebaya Surabaya, bahkan ketika klub berjuluk Bajul Ijo mengalami konflik berkepanjangan dan harus berjuang untuk kembali ke kompetisi resmi sepak bola Indonesia.

Melalui tulisan, diskusi, maupun aksi di lapangan, Andie menjadi salah satu suara yang konsisten mengawal perjuangan Persebaya. Ia juga termasuk tokoh Bonek yang aktif membangun komunikasi dengan manajemen klub demi menjaga hubungan yang harmonis antara suporter dan tim. Namanya bahkan tercatat sebagai salah satu perwakilan Bonek yang rutin berdialog dengan Presiden Persebaya, Azrul Ananda, dalam berbagai forum resmi klub. 

Meski tengah berjuang melawan penyakit yang dideritanya, perhatian Andie terhadap Persebaya tak pernah surut. Saat dijenguk Presiden Persebaya Azrul Ananda di rumah sakit pada Juni lalu, Andie masih menyampaikan harapan sederhana namun penuh makna agar klub kebanggaan Arek Suroboyo itu mampu meraih gelar juara musim ini.

Ucapan tersebut menjadi salah satu pesan terakhir yang dikenang banyak pihak. Di tengah kondisi kesehatannya yang menurun, kecintaannya kepada Persebaya tetap menjadi semangat yang tak pernah padam.

Di luar perannya sebagai pentolan Bonek, Andie Peci dikenal sebagai sosok yang terus mendorong perubahan budaya suporter Indonesia. Ia kerap mengajak suporter menjadikan stadion sebagai ruang kebanggaan, bukan arena permusuhan. Perdamaian antar supporter merupakan salah satu impian Andie pada sepakbola Indonesia.

Melalui berbagai tulisan dan forum diskusi, ia mengampanyekan rivalitas yang sehat, menolak kekerasan antarsuporter, serta mengingatkan bahwa kecintaan terhadap klub harus diwujudkan dengan cara-cara yang bermartabat. Gagasan-gagasannya menjadikan Andie sebagai salah satu figur yang dihormati, bahkan oleh suporter klub lain.

Perjuangan Andie tidak hanya berhenti di dunia sepak bola. Ia juga dikenal luas sebagai aktivis buruh dan menjabat Sekretaris Jenderal Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Dalam kapasitas tersebut, ia aktif mengadvokasi hak-hak pekerja, memperjuangkan keadilan sosial, serta terlibat dalam berbagai gerakan masyarakat sipil.

Selain dikenal aktif di kalangan buruh dan Bonek, Andie Peci juga dikenal sebagai sosok penganut penghayat kepercayaan. Dalam beberapa tahun terakhir Andie Peci turut memperjuangkan hak penganut kepercayaan untuk mendapatkan posisi yang sama dengan penganut agama yang terlebih dahulu diakui oleh negara.

Kedekatannya dengan berbagai kelompok masyarakat membuat sosok Andie dikenang sebagai pribadi yang sederhana, kritis, dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai keadilan.

Kepergian Andie Peci meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan bagi keluarga besar Bonek dan Persebaya. Ia bukan hanya seorang capo atau tokoh tribun, melainkan sosok yang mampu menjembatani berbagai perbedaan melalui dialog dan kecintaannya terhadap sepak bola.

Di mata banyak Bonek, Andie adalah simbol loyalitas. Sementara bagi dunia gerakan sosial, ia merupakan pejuang yang tak pernah berhenti menyuarakan kepentingan rakyat kecil.

Kini, Andie Peci telah berpulang. Namun semangat perjuangan, pemikiran, dan kecintaannya terhadap Persebaya diyakini akan terus hidup dalam setiap nyanyian di tribun, dalam setiap langkah perjuangan Bonek, dan dalam sejarah panjang sepak bola Kota Surabaya. 

Reporter : Rovallgio 

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru