Thursday, June 18, 2026

Jangan Tertipu! Ini Cara Mudah Bedakan Jamu Asli Vs Oplosan

Jangan Tertipu! Ini Cara Mudah Bedakan Jamu Asli Vs Oplosan

Jakarta, Nawacita | Jamu dan produk herbal sangat populer di masyarakat Indonesia. Tetapi, bukan berarti produk kesehatan yang kerap dijual melalui media sosial dan platfrom daring itu selalu aman untuk kesehatan.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr dr Inggrid Tania MSi, mengingatkan pentingnya memastikan legalitas produk sebelum digunakan. Langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan memeriksa produk tersebut sudah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Jangan hanya tergiur oleh testimoni atau promosi yang beredar di media sosial,” tutur dr Inggrid dalam siaran langsung Instagram Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (16/6/2026).

dr Inggrid menilai masyarakat yang masih menjadikan pengalaman pengguna lain sebagai dasar utama untuk membeli produk herbal tertentu. Padahal, klaim yang beredar di internet belum tentu didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut dr Inggrid, masyarakat tidak cukup hanya melihat adanya nomor registrasi pada kemasan. Perlu adanya verifikasi untuk memastikan produk benar-benar terdaftar secara resmi.

Baca Juga: Kenali 6 Minuman Herbal Indonesia Beserta Manfaatnya

“Dapat dicek melalui situs resmi BPOM,” sambungnya.

Lewat cara tersebut, akan menunjukkan apakah nomor registrasi yang tercantum pada kemasan sesuai dengan nama produk yang dijual. Ini sangat penting untuk menghindari produk ilegal.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tetap berhati-hati pada produk yang menjanjikan hasil yang instan. Bahkan, mengklaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit sekaligus.

Klaim semacam itu perlu dicermati karena tidak selalu didukung oleh bukti ilmiah. Sebab, jamu dan obat bahan alam memiliki peran dalam menjaga kesehatan, sehingga penggunaannya tetap harus rasional dan sesuai dengan kebutuhan.

“Informasi kesehatan harus diperoleh dari sumber yang terpercaya,” tegas dr Inggrid.

Baca Juga: Minum Teh Tawar Bukan Jaminan Bebas Diabetes, Ini Penjelasannya

dr Inggrid terus mengingatkan agar masyarakat lebih selektif saat membeli produk herbal secara daring. Menurutnya, identitas penjual dan informasi produk perlu diperhatikan sebelum melakukan transaksi.

Tak hanya itu, hindari kemasan yang tidak mencantumkan informasi lengkap, tidak memiliki nomor izin edar, atau menawarkan klaim yang berlebihan.

Meski begitu, dr Inggrid menekankan agar masyarakat tidak perlu takut mengonsumsi jamu atau produk herbal, selama digunakan secara benar dan memiliki sumber uang jelas.

Selain itu, ia menegaskan agar tidak terburu-buru membeli produk hanya karena sedang viral atau banyak direkomendasikan di media sosial.

“Pastikan legalitasnya terlebih dahulu dan gunakan produk secara bijak,” pungkasnya. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru