Tuesday, June 16, 2026

Badak LNG Lampaui Target Produksi Gas dan Pertahankan Kinerja Unggul

Badak LNG Lampaui Target Produksi Gas dan Pertahankan Kinerja Unggul

Jakarta,  Nawacita – Tantangan penurunan pasokan gas dari sektor hulu tidak menghalangi PT Badak Natural Gas Liquefaction (Badak NGL) atau sering disebut Badak LNG (Liquefied Natural Gas), untuk mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Melalui strategi efisiensi dan optimalisasi operasi kilang, perusahaan mampu melampaui target produksi, menjaga keandalan fasilitas, serta mempertahankan standar tata kelola dan keselamatan kerja yang tinggi.

Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta. Di tengah dinamika industri energi dan tantangan pasokan bahan baku, Badak LNG berhasil mencatatkan capaian Key Performance Indicator (KPI) sebesar 107,16 persen.

Optimalisasi operasi yang dilakukan perusahaan berhasil mendorong volume feed gas yang diproses mencapai 14,23 persen di atas target. Sementara produksi LNG mencapai 7.122.857 meter kubik atau 15,83 persen lebih tinggi dari target yang ditetapkan dalam RKAP 2025. Produksi LPG juga melampaui target dengan realisasi sebesar 197.496 meter kubik.

Keunggulan operasional Badak LNG turut tercermin dari tingkat ketersediaan kilang (plant availability) yang mencapai 99,77 persen, jauh di atas rata-rata global sebesar 95,18 persen. Selain itu, efisiensi energi perusahaan tetap terjaga dengan Plant Thermal Efficiency (PTE) mencapai 83,34 persen.

Tak hanya unggul dari sisi operasional, Badak LNG juga menunjukkan konsistensi dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Hasil asesmen Good Corporate Governance (GCG) Tahun Buku 2025 mencatat skor 95,77 dengan predikat “Sangat Baik”, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 95,73.

Komitmen terhadap aspek keselamatan kerja juga terus dipertahankan. Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan kinerja SHEQS tanpa kasus fatalitas maupun kecacatan permanen. Dengan capaian tersebut, total jam kerja aman sejak Lost Time Accident terakhir pada Desember 2006 telah mencapai lebih dari 134 juta jam kerja.

Selain mengelola kilang LNG, Badak LNG juga memperluas kontribusi bisnis melalui berbagai layanan teknis di lingkungan Pertamina Group. Pada 2025, perusahaan memberikan jasa Conceptual Study dan pre-FEED untuk proyek Mini LNG Haur Gede dan Mini GTL Karang Makmur, serta mengelola operasi dan pemeliharaan LNG Filling Station milik PT Pertamina Gas.

Penguatan sinergi juga dilakukan bersama sejumlah entitas Pertamina, di antaranya PT Pertamina Marine Solution, PT Pertamina Power Indonesia, Pertamina Trans Kontinental, Pertamina Patra Niaga, dan Pelita Air Service guna mendukung efektivitas operasional perusahaan.

Kinerja positif tersebut mendapat pengakuan melalui 38 penghargaan nasional dan internasional yang diraih sepanjang tahun 2025. Salah satu pencapaian paling prestisius adalah keberhasilan mempertahankan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut sejak 2011.

Badak LNG juga terus memperkuat penerapan standar operasional kelas dunia melalui berbagai sertifikasi internasional, termasuk ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 50001, ISO 37001, ISO/IEC 27001, ISO 17025, serta Sertifikat SMK3. Perusahaan juga memperoleh predikat tertinggi “Hijau Tua” dalam assessment HSSE Management System berbasis SUPREME dari Pertamina.

Di bidang sosial, perusahaan merealisasikan program Community Involvement and Development (CID) senilai Rp6,39 miliar sepanjang 2025. Program tersebut difokuskan pada sektor pendidikan, ekonomi masyarakat, lingkungan, kesehatan, infrastruktur, kebencanaan, dan pengembangan studi.

President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga daya tahan bisnis di tengah tantangan industri energi yang terus berkembang.

“Di tengah tantangan penurunan pasokan gas dari hulu dan dinamika industri energi global, Badak LNG mampu menunjukkan resiliensi dan kinerja yang solid. Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan bisnis,” ujarnya.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, Badak LNG optimistis dapat terus menjaga keunggulan operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendukung ketahanan energi nasional di tengah era transisi energi yang semakin dinamis.

Reporter: Parto Sasmito

 

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru