Rusia Bidik Kerja Sama Strategis dengan Jatim, dari Kampus hingga Pelabuhan
SURABAYA, Nawacita – Delegasi Kota St. Petersburg, Rusia, menilai Jawa Timur memiliki potensi besar untuk memperkuat kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan tinggi, hingga pengembangan pelabuhan.
Ketua Majelis Legislatif St. Petersburg, Alexander N. Belskiy, mengatakan kunjungan ke Jawa Timur merupakan bagian dari upaya merealisasikan Deklarasi Kemitraan Strategis antara Federasi Rusia dan Indonesia yang telah ditandatangani Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden RI Prabowo Subianto di St. Petersburg tahun lalu.
“Kami membahas sejumlah proyek kerja sama antara Rusia dan Provinsi Jawa Timur. Potensi kolaborasinya sangat besar dan bisa diwujudkan dalam berbagai bidang strategis,” ujar Alexander saat bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Khofifah Buka Peluang Investasi Teknologi Rusia, Kapal Cepat Jadi Prioritas
Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama kerja sama yang berpeluang dikembangkan. Selain itu, kolaborasi antar perguruan tinggi di St. Petersburg dan Jawa Timur juga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan teknologi.
Alexander juga menyoroti kesamaan karakter antara St. Petersburg dan Surabaya yang sama-sama merupakan kota pelabuhan besar. Kondisi tersebut membuka peluang pengembangan kerja sama di bidang maritim dan pengelolaan pelabuhan.
Ia menegaskan, keberhasilan berbagai proyek kerja sama tidak hanya bergantung pada hubungan antarpemerintah, tetapi juga keterlibatan dunia usaha. Karena itu, diperlukan ekosistem yang mampu mempertemukan pemerintah dan pelaku bisnis agar investasi serta kolaborasi dapat berjalan lebih optimal.
“Tugas utama kami adalah menciptakan platform yang baik bagi dunia usaha agar dapat terlibat dan mengembangkan lebih banyak proyek bersama di masa depan,” katanya.
Kunjungan delegasi St. Petersburg ini menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat hubungan Indonesia-Rusia di tingkat daerah, sekaligus membuka peluang kerja sama konkret yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan pembangunan bagi Jawa Timur.
(Alus)


