Wednesday, June 10, 2026

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Bergerak Nyata Hadapi Perubahan Iklim

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Bergerak Nyata Hadapi Perubahan Iklim

Bojonegoro, Nawacita – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Bojonegoro tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat aksi nyata dalam menjaga lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Gerakan Indonesia Asri yang digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di kawasan sumber mata air Desa Kunci, Kecamatan Dander, Rabu (10/6/2026).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan, tema peringatan tahun ini, “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, menjadi pengingat bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan tantangan nyata yang sudah terjadi saat ini.

Menurutnya, berbagai fenomena seperti meningkatnya suhu bumi, cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga kerusakan ekologi merupakan sinyal kuat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan konkret.

“Peningkatan suhu bumi, cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, dan berbagai kerusakan ekologi menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Bupati Setyo Wahono.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari. Langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat energi dan air, memilah sampah, melakukan penghijauan, serta menjaga kebersihan lingkungan dinilai mampu memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.

Bupati juga menekankan bahwa Gerakan Indonesia Asri harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh pihak, mulai pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas hingga masyarakat luas. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan melalui penguatan ekonomi hijau, peningkatan kualitas ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah yang lebih baik, serta perluasan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tentang melindungi alam, tetapi juga menjaga kualitas hidup dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Pemilihan kawasan sumber mata air Desa Kunci sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Sumber mata air menjadi simbol kehidupan yang harus dijaga keberlanjutan dan kelestariannya agar tetap dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Bojonegoro berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan aktif mengambil peran dalam menjaga keseimbangan alam.

“Masa depan yang berkelanjutan tidak lahir dari wacana, melainkan dari kerja nyata yang dimulai hari ini. Saatnya bekerja untuk iklim, saatnya bergerak untuk lingkungan, saatnya bertindak untuk masa depan,” pungkas Bupati Setyo Wahono.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Bojonegoro tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat aksi nyata dalam menjaga lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Gerakan Indonesia Asri yang digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di kawasan sumber mata air Desa Kunci, Kecamatan Dander, Rabu (10/6/2026).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan, tema peringatan tahun ini, “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, menjadi pengingat bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan tantangan nyata yang sudah terjadi saat ini.

Menurutnya, berbagai fenomena seperti meningkatnya suhu bumi, cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga kerusakan ekologi merupakan sinyal kuat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan konkret.

“Peningkatan suhu bumi, cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, dan berbagai kerusakan ekologi menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Bupati Setyo Wahono.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari. Langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat energi dan air, memilah sampah, melakukan penghijauan, serta menjaga kebersihan lingkungan dinilai mampu memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.

Bupati juga menekankan bahwa Gerakan Indonesia Asri harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh pihak, mulai pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas hingga masyarakat luas. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan melalui penguatan ekonomi hijau, peningkatan kualitas ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah yang lebih baik, serta perluasan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tentang melindungi alam, tetapi juga menjaga kualitas hidup dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Pemilihan kawasan sumber mata air Desa Kunci sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Sumber mata air menjadi simbol kehidupan yang harus dijaga keberlanjutan dan kelestariannya agar tetap dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Bojonegoro berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan aktif mengambil peran dalam menjaga keseimbangan alam.

“Masa depan yang berkelanjutan tidak lahir dari wacana, melainkan dari kerja nyata yang dimulai hari ini. Saatnya bekerja untuk iklim, saatnya bergerak untuk lingkungan, saatnya bertindak untuk masa depan,” pungkas Bupati Setyo Wahono.

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru