Eks Hi-Tech Mal Surabaya Ditata Ulang, Siap Tampung 50 Tenan Industri Kreatif dan F&B
SURABAYA, Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan penataan bangunan eks Hi-Tech Mal yang kini disiapkan menjadi pusat kegiatan industri kreatif. Setelah proses normalisasi bangunan rampung pada Mei 2026, pemkot kini fokus melakukan penataan area basement dan lantai dasar gedung yang berada di kawasan Surabaya Expo Center (SBEC) tersebut.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Krestian, mengatakan bahwa saat ini area basement sedang dalam tahap penyesuaian tata letak ruangan sesuai kebutuhan para pelaku industri kreatif yang akan menempatinya.
“Jadi sudah selesai normalisasi bangunan di bulan Mei, terus ada kunjungan dari teman-teman industri kreatif yang akan menempati, dan ada beberapa tambahan permintaan. Seperti tambahan galeri, area penyimpanan barang, dan beberapa kebutuhan lainnya yang harus kami sesuaikan,” kata Iman, Senin (8/6/2026).
Baca Juga: Perekaman KTP Elektronik Surabaya Capai 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD
Menurutnya, proses penataan tersebut sebenarnya ditargetkan selesai pada Mei 2026. Namun, adanya usulan tambahan kebutuhan ruang dari calon tenant membuat pemkot harus melakukan penyesuaian desain dan tata ruang lebih lanjut.
“Jadi saat ini sudah fit out atau penataan ruangan untuk kebutuhan ruangan-ruangan yang mereka butuhkan,” ujarnya.
Iman menjelaskan, area basement nantinya akan menjadi pusat aktivitas industri kreatif sekaligus kawasan kuliner yang mampu menampung sekitar 40 hingga 50 tenant.
“Untuk F&B ada area tersendiri, begitu juga industri kreatif seperti motor custom dan lainnya. Sementara ini sekitar 50 tenant yang akan menempati, bahkan bisa lebih,” jelasnya.
Tak hanya basement, penataan juga dilakukan di lantai dasar gedung eks Hi-Tech Mal. Area tersebut akan difungsikan sebagai ruang kreatif baru sekaligus menjadi lokasi relokasi Koridor Space yang saat ini berada di Gedung Siola.
“Lantai dasar juga sedang dalam proses pembuatan ruang industri kreatif. Koridor yang ada di Siola nantinya akan dipindahkan ke lantai dasar eks Hi-Tech Mal. Selain itu juga akan dibangun masjid baru di lokasi tersebut,” ungkap Iman.
Pemkot Surabaya menargetkan seluruh pekerjaan penataan dapat diselesaikan pada pertengahan hingga akhir Juni 2026. Dengan demikian, seluruh fasilitas sudah siap digunakan pada awal Juli mendatang.
Iman berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai jadwal karena kawasan tersebut direncanakan menjadi salah satu lokasi pendukung kegiatan Pesta Rakyat Surabaya yang akan digelar pada Juli 2026.
“Harapannya pertengahan bulan sampai akhir bulan ini sudah selesai, dan awal Juli harus sudah klir. Karena bulan Juli rencananya ada Pesta Rakyat Surabaya yang akan digelar di SBEC, sehingga semuanya harus siap bersamaan dengan kegiatan tersebut,” pungkasnya.
Reporter : Rovallgio


