Wednesday, June 3, 2026

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kemensetneg Ajak Pelajar dan Paskibraka Perkuat Nilai Kebangsaan

Momentum Hari Lahir Pancasila, Kemensetneg Ajak Pelajar dan Paskibraka Perkuat Nilai Kebangsaan

JAKARTA, Nawacita – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menerima kunjungan 390 peserta yang terdiri atas 115 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2025 dan 275 siswa SMP Negeri 3 Tangerang Selatan dalam program “Istana untuk Anak Sekolah” di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta.

Bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila, kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan lingkungan pemerintahan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila kepada generasi muda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, Direktur Penyelenggaraan Paskibraka BPIP, Fuad Luthfi, serta Wakil Kepala SMP Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Ujang Suryono.

Dalam sesi pembekalan, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengapresiasi penyelenggaraan program “Istana untuk Anak Sekolah” yang memberikan kesempatan kepada generasi muda dari berbagai daerah untuk mengenal lebih dekat sejarah dan sistem pemerintahan Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, para peserta dapat melihat langsung jejak sejarah perjuangan bangsa sekaligus memahami tujuan didirikannya negara dan pentingnya menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa,” ujar Rima.

Rima menjelaskan Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2025 ini telah resmi diangkat sebagai Purna Paskibraka Duta Pancasila dalam rangkaian upacara penurunan Sang Merah Putih Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung Pancasila Jakarta. Hal tersebut menandai dimulainya tugas baru bagi para Purna Paskibraka sebagai teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga: Istana untuk Anak Sekolah: Kisah Haru Paskibraka 2025 Kembali Kunjungi Istana

“Kalian para anggota Paskibraka akan kembali ke daerah masing-masing di 38 provinsi setelah acara ini, untuk melanjutkan studi dan membangun masa depan. Dan saya berharap agar di masa depan, ada di antara Adik-adik yang bisa bergabung, bekerja, atau bahkan memimpin sebagai pejabat negara di lingkungan Istana,” pungkasnya.

Kemensetneg Ajak Pelajar dan Paskibraka Perkuat Nilai Kebangsaan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Kemensetneg Ajak Pelajar dan Paskibraka Perkuat Nilai Kebangsaan.

Pemaparan dilanjutkan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiarto yang mengajak para pelajar dan calon Paskibraka untuk menjadi generasi yang berintegritas, memiliki cita-cita, serta menjunjung tinggi persatuan dan semangat kebangsaan. Menurut Eddy, generasi muda juga perlu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Generasi muda harus memiliki integritas, semangat belajar, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif. Adik-adik sekalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah Indonesia ke depan,” ujar Eddy.

Bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, Eddy juga mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari toleransi, gotong royong, hingga cinta tanah air.

Selain itu, para peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi Kementerian Sekretariat Negara dalam memberikan dukungan teknis, administrasi, dan analisis kebijakan kepada Presiden dan Wakil Presiden, serta dukungan manajemen kabinet dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.

Melalui program “Istana untuk Anak Sekolah”, Eddy berharap generasi muda tidak hanya mengenal lebih dekat lingkungan pemerintahan, tetapi juga semakin memahami nilai-nilai Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai bekal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.

Usai menerima pembekalan, para peserta diajak mengelilingi kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Mereka berkesempatan melihat secara langsung sejumlah bangunan bersejarah, mulai dari Wisma Negara, Istana Merdeka, Istana Negara, hingga Kantor Presiden, serta mengenal lebih dekat tugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Kegiatan ini menjadi memori berharga bagi para peserta. Hal ini disampaikan oleh Farrel Argantha Irawan dari Sekolah Highscope Indonesia TB Simatupang, Jakarta, yang bertugas sebagai pengibar bendera pusaka pada Upacara Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, menyampaikan bahwa mengunjungi kembali istana ini semakin memperkuat semangat nasionalisme dan tanggung jawabnya sebagai pengibar bendera pusaka.

“Menjadi Duta Pancasila bukan hanya sebuah gelar, tetapi juga amanah untuk terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan. Kami ingin menjadi contoh bagi generasi muda dalam menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan,” kata Farrel.

Sementara itu, Anindya Naura pelajar kelas 8 dari SMP Negeri 3 Tangerang Selatan mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan berkunjung ke Istana Kepresidenan memberikan pengalaman baru sekaligus menjawab rasa ingin tahunya mengenai lingkungan kerja para pemimpin negara.

“Yang paling berkesan bagi saya adalah bisa melihat langsung tempat Presiden dan para menteri bekerja. Kunjungan ini juga menjawab rasa penasaran saya tentang Istana Kepresidenan. Saya tidak menyangka bangunannya begitu megah dan memiliki banyak nilai sejarah,” ungkap Anindya.

Anindya mengungkapkan kunjungan ke Istana Kepresidenan memberikan pengalaman yang membuka cara pandangnya tentang masa depan. Menurutnya, kesempatan melihat langsung tempat para pemimpin negara bekerja membuatnya semakin termotivasi untuk memiliki cita-cita yang tinggi dan berani mencoba berbagai hal baru. (Kemensetneg)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru