Tuesday, June 2, 2026

Viral Tagihan Listrik Naik Dua Kali Lipat, PLN Beri Penjelasan

Viral Tagihan Listrik Naik Dua Kali Lipat, PLN Beri Penjelasan

Jakarta, Nawacita | Pengguna layanan PLN mengeluhkan lonjakan tagihan listrik yang mencapai lebih dari dua kali lipat meski merasa pola pemakaian listrik di rumahnya tidak mengalami perubahan signifikan.

Berdasarkan tangkapan layar yang diunggah, tagihan listrik pada Juni 2026 tercatat sebesar Rp 712.000 dengan konsumsi listrik 512 kWh. Angka tersebut meningkat dibandingkan Mei 2026 yang sebesar Rp 348.140 dengan pemakaian 250 kWh.

Pelanggan bersangkutan mengaku sempat memantau konsumsi listrik di pertengahan bulan dan menilai penggunaan listrik masih dalam batas normal. Ia lalu mempertanyakan hal ini, terlebih tidak ada informasi kenaikan tarif listrik dari PLN.

Merespons itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik. Greg menjelaskan bahwa PLN menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai aturan Pemerintah.

Baca Juga: Pulau Sumatra Blackout, Dirut PLN Minta Maaf atas Insiden Pemadaman Listrik Massal

“Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. PLN senantiasa menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM, untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” terang Greg, Selasa (2/6/2026).

Menurut Greg, adanya kenaikan tagihan listrik yang dirasakan sebagian pelanggan dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik akibat beberapa faktor, seperti kondisi cuaca, kenaikan suhu dan meningkatnya aktivitas di rumah yang menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari.

“Selain itu, PLN juga terus mengimbau pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak, antara lain dengan memeriksa instalasi listrik di dalam rumah secara berkala serta mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali,” tutup Greg menjelaskan. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru