Sunday, May 10, 2026

Erupsi Gunung Dukono: Satu Korban Ditemukan Meninggal Dekat Kawah

Update Evakuasi Erupsi Gunung Dukono

HALMAHERA, Nawacita  – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan satu korban erupsi Gunung Dukono dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu sore kemarin. Korban berinisial E, seorang Warga Negara Indonesia (WNI), ditemukan pada posisi sekitar 50 meter dari bibir kawah setelah dilakukan penyisiran intensif di zona bahaya.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa operasi pencarian ini menghadapi tantangan besar di lapangan. Berdasarkan laporan dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Hentje M.L. Hetharia, material pasir vulkanik yang sangat tebal menutupi seluruh area pencarian. Hal ini ditambah dengan aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih fluktuatif sehingga tim harus ekstra waspada terhadap potensi bahaya sewaktu-waktu.

Memasuki hari Minggu (10/5/2026), fokus tim gabungan adalah memastikan seluruh personel telah ditarik dari zona berbahaya setelah proses evakuasi jenazah selesai dilakukan. Hujan deras yang sempat menghentikan operasi pada Sabtu pukul 14.30 WIT juga menjadi perhatian utama karena meningkatkan risiko banjir lahar hujan di aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.

Pihak BNPB dan BPBD setempat kembali memberikan peringatan keras kepada masyarakat maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius yang telah dilarang oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Jenazah korban saat ini telah dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk proses identifikasi akhir sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, status Gunung Dukono masih berada dalam pemantauan ketat. Tim SAR gabungan tetap bersiaga di posko terdekat guna mengantisipasi laporan lanjutan mengenai kemungkinan adanya korban lain atau perubahan aktivitas vulkanik yang signifikan.

- Advertisement -
Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES

Terbaru