Haji Hari Kelima, Hampir 5 Ribu Jemaah Berangkat dari Surabaya, Dua Tertunda karena Sakit
SURABAYA, Nawacita – Pergerakan jemaah haji Embarkasi Surabaya terus mengalir. Memasuki hari kelima pemberangkatan, sebanyak 4.940 jemaah telah diterbangkan ke Tanah Suci melalui 13 kelompok terbang (kloter), dengan kloter 14 bersiap menyusul.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As’adul Anam, memastikan secara umum proses berjalan lancar. Namun, dua jemaah terpaksa tertunda karena kondisi kesehatan.
“Satu dirawat di Rumah Sakit Haji, satu lainnya memang tidak bisa berangkat karena sakit,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Anam mengaskan, kasus ini kembali menegaskan bahwa faktor kesehatan menjadi penentu utama keberangkatan. PPIH menegaskan, jemaah hanya bisa terbang jika dinyatakan sehat oleh tim medis. Tanpa itu, keberangkatan harus ditunda tanpa kompromi.
Baca Juga: Waspada di Tanah Suci! Jemaah Haji Surabaya Jadi Korban Penipuan Taksi di Makkah
Di sisi teknis, skema pergantian penumpang juga memiliki batas ketat. Penggantian hanya bisa dilakukan maksimal H-1 sebelum keberangkatan. Lewat dari itu, kursi kosong tak bisa diisi.
Di tengah dinamika tersebut, Anam menjelaskan kondisi cuaca di Arab Saudi relatif bersahabat. Belum memasuki puncak panas ekstrem, suhu di Madinah dinilai masih aman bagi jemaah. Meski begitu, perbedaan iklim tetap jadi tantangan.
“Udara di sana kering, beda dengan Indonesia. Jemaah kami imbau pakai masker untuk menjaga kelembapan pernapasan,” tutupnya.
(Alus)

