Wednesday, March 25, 2026

Pelayanan Publik Surabaya Dipastikan Tetap Berjalan 100 Persen Meski Terapkan WFA

Pelayanan Publik Surabaya Dipastikan Tetap Berjalan 100 Persen Meski Terapkan WFA

NawacitaPemerintah Kota Surabaya memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan optimal meskipun sebagian aparatur sipil negara (ASN) masih menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA).

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun.

“Pelayanan publik harus berjalan 100 persen. Meskipun ada beberapa teman yang masih menjalankan sistem Work From Anywhere (WFA), pelayanan publik tidak boleh berhenti,” ujar Walikota Eri, Rabu (25/3/2026).

Eri menjelaskan, sejak awal pihaknya telah menerapkan konsep WFA dengan pendekatan berbeda, yakni memungkinkan pegawai bekerja tidak hanya dari kantor, tetapi juga dari lingkungan terdekat masyarakat seperti Balai RW.

Baca Juga: Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Jadi Teladan Saat Libur, Siap Piket Lebih Lama

“Sejak awal kami sudah menerapkan sistem WFA dengan konsep bahwa pegawai tidak selalu bekerja di kantor, tetapi bisa bekerja di Balai RW. Dengan sistem itu, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” jelasnya.

Ia memastikan, berbagai layanan dasar seperti puskesmas, kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) tetap beroperasi normal.

Dengan sistem tersebut, Pemkot Surabaya berkomitmen menjaga kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan kemudahan akses bagi masyarakat di berbagai wilayah kota.

“Karena itu layanan seperti puskesmas, kelurahan, kecamatan, serta Dispendukcapil tetap beroperasi. Setelah hari pertama masuk kerja ini, seluruh pelayanan publik sudah kembali berjalan secara penuh,” tegasnya.

Reporter : Rovallgio 

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru