Monday, March 9, 2026

200 Penarik Becak di Bojonegoro Bakal Terima Bantuan Becak Listrik Program dari Presiden Prabowo

200 Penarik Becak di Bojonegoro Bakal Terima Bantuan Becak Listrik Program dari Presiden Prabowo

BOJONEGORO, Nawacita – Dalam waktu dekat, jalanan Bojonegoro akan diramaikan dengan kehadiran becak listrik. Sebanyak 200 penarik becak yang berasal dari 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan menerima bantuan becak listrik. Program ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Pada Senin (9/3/2026), para penarik becak tersebut berkumpul di Taman Evakuasi Bahagia (Ebaga), Kecamatan Trucuk, untuk mengikuti sosialisasi terkait penggunaan becak listrik. Selain itu, mereka juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis (CKG).

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang hadir di Ebaga Trucuk menjelaskan bahwa bantuan becak listrik ini sepenuhnya berasal dari Prabowo Subianto dengan menggunakan dana pribadinya. Ia menyebutkan, di usia yang tidak lagi muda, Prabowo ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya para penarik becak tradisional yang sebagian besar sudah lanjut usia namun masih bekerja keras.

- Advertisement -

Baca Juga: Tahun 2026, BUMD Bojonegoro PT ADS Siapkan Program GAYATRI untuk 100 KPM

“Pada hari ini bapak-bapak akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu untuk mengendarai becak listrik. Sensasi mengemudikannya tentu berbeda dengan becak biasa. Setelah pelatihan, kita akan melakukan konvoi menuju Pendopo Pemkab Bojonegoro karena besok dijadwalkan serah terima dari Wakil Ketua Gerakan Solidaritas Nasional (GSN),” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Yayasan GSN Jawa Timur Dimas Ramdana menyampaikan bahwa program becak listrik ini dirancang untuk membantu para penarik becak onthel yang sudah lanjut usia dengan menghadirkan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Ia menjelaskan, becak listrik tersebut memiliki kecepatan maksimal sekitar 20 km per jam. Dalam kondisi baterai penuh, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga sekitar 50 kilometer, tergantung pada beban serta kondisi jalan.

“Dengan tenaga listrik, pengemudi becak tidak perlu mengeluarkan tenaga terlalu besar dan tentunya lebih ramah lingkungan. Harapannya, bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan mereka sekaligus membuat mereka tetap bisa bersaing dengan ojek online. Harga satu unit becak listrik ini sekitar Rp22 juta,” ujar Dimas.

Reporter: Parto Sasmito

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru