Pemkot Pasuruan Paparkan Visi Pasuruan Anugrah dalam Musrenbang RKPD 2027
Kota Pasuruan, Nawacita – Pemerintah Kota Pasuruan memaparkan arah pembangunan daerah melalui visi “Pasuruan Anugrah” dalam kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pasuruan Tahun 2027 yang digelar Senin 9 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan dan perwakilan masyarakat untuk membahas rencana pembangunan Kota Pasuruan ke depan.
Dalam pemaparannya, Pemerintah Kota Pasuruan menekankan peningkatan pelayanan publik, penguatan sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Pemerintah juga menetapkan lima misi pembangunan, di antaranya peningkatan tata kelola pemerintahan berbasis digital, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Baca Juga: Warga Sambut Pembagian 3.000 Takjil oleh LPKSM SAKERA di Pasuruan
Selain itu, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas reformasi birokrasi. Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) yang pada 2025 berada di angka 88,30 ditargetkan meningkat menjadi 89,00 pada 2027.
Nilai SAKIP juga ditargetkan naik dari 73,95 menjadi 80,10, sementara Indeks Profesionalitas ASN ditargetkan meningkat dari 82,63 menjadi 83,10.
Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pasuruan yang saat ini berada di angka 79,52 ditargetkan meningkat menjadi 80,46 pada 2027.
Pemerintah juga menargetkan penurunan angka stunting dari 18,30 persen menjadi 12,87 persen melalui berbagai program kesehatan dan pemenuhan gizi bagi balita.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menjelaskan bahwa penyesuaian target dalam pemaparan tersebut bukan berarti terjadi penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga: Panen Raya Padi Perkuat Ketahanan Pangan di Kota Pasuruan
“Tadi dalam pemaparan bukan PAD yang berkurang, akan tetapi targetnya yang turun di sektor parkir. Tak hanya itu, setiap tahun memang pasti ada perubahan target sesuai kondisi dan evaluasi yang dilakukan,” ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan.
Salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang terus menyusun perencanaan pembangunan melalui forum Musrenbang.
“Kami berharap program yang direncanakan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan perbaikan infrastruktur,” ujarnya.
Ia juga berharap aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dalam penyusunan program pembangunan ke depan.
(Rahmat Ferry Gunawan)


