Friday, March 6, 2026

Bupati Pasuruan Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

Bupati Pasuruan Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

Nawacita, Pasuruan – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Pasuruan dan sekitarnya. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca di wilayah Jawa Timur, termasuk Pasuruan, pada hari ini diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi. Pada beberapa waktu tertentu juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang disertai petir dan angin kencang.

Rusdi mengatakan kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, hingga pohon tumbang. Karena itu, ia meminta masyarakat tetap berhati-hati, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan.

- Advertisement -

Baca Juga: Panen Raya Padi Perkuat Ketahanan Pangan di Kota Pasuruan

“Cuaca ekstrem bisa terjadi sewaktu-waktu. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar,” kata Rusdi dalam keterangannya, Jumat 6 Maret 2026.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga telah menginstruksikan instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku mulai merasakan dampak dari perubahan cuaca tersebut. Ahmad, warga Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, mengatakan hujan deras sering turun pada sore hingga malam hari dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Pastikan Stok Gas Aman, Pertamina dan Hiswana Migas Berbagi Bareng Masyarakat Pasuruan

“Hujannya sekarang sering tiba-tiba deras, kadang juga disertai angin kencang. Kami jadi lebih hati-hati kalau keluar rumah,” ujar Ahmad.

Hal senada disampaikan Mufida, warga Kecamatan Kraton. Ia mengatakan curah hujan yang tinggi membuat beberapa ruas jalan di lingkungan tempat tinggalnya kerap tergenang air saat hujan turun cukup lama.

“Kalau hujan lebih dari satu jam biasanya mulai ada genangan di jalan. Mudah-mudahan pemerintah bisa terus memantau kondisi ini,” katanya.

Rusdi meminta masyarakat segera melapor kepada aparat setempat jika menemukan potensi bahaya seperti pohon rawan tumbang, saluran air tersumbat, atau tanda-tanda tanah longsor. Pemerintah daerah berharap kewaspadaan bersama dapat meminimalkan risiko kerugian maupun korban akibat cuaca ekstrem.

(Rahmat Ferry Gunawan)

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru