Saturday, February 28, 2026

Tahun 2026, BUMD Bojonegoro PT ADS Siapkan Program GAYATRI untuk 100 KPM

Tahun 2026, BUMD Bojonegoro PT ADS Siapkan Program GAYATRI untuk 100 KPM

Bojonegoro, Nawacita – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menggenjot upaya percepatan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sinergi strategis bersama sektor swasta dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang Co-creating Gedung Pemkab Bojonegoro, Jumat (27/2/2026). Pada forum itu, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) menyatakan kesiapan untuk mendukung program prioritas daerah tahun 2026.

Rapat sinkronisasi dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro bersama Kepala Bappeda. Hadir pula sejumlah perwakilan perusahaan migas dan lembaga terkait, di antaranya SKK Migas, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Pertamina EP Cepu, Pertamina Sukowati, perbankan, serta organisasi perangkat daerah (OPD).

- Advertisement -

Baca Juga: Bupati Bojonegoro Resmi Buka Bazar Ramadhan Bahagia, Dorong Pertumbuhan dan Penguatan UMKM

Direktur Utama PT ADS, Mohammad Kundori, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan langkah konkret untuk menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan visi pembangunan Pemkab Bojonegoro. Salah satu program unggulan yang akan direalisasikan adalah dukungan terhadap Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI).

“Kami telah merancang sinergi program prioritas dengan menyalurkan bantuan GAYATRI kepada 100 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Bojonegoro,” ujar Mohammad Kundori.

Program GAYATRI diharapkan menjadi pengungkit ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu mandiri secara finansial melalui sektor peternakan ayam petelur.

Tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, PT ADS juga menyiapkan program pelestarian lingkungan. Di antaranya pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta konservasi sungai melalui penanaman pohon keras dan produktif di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Bojonegoro: Bukan hanya Capaian Tapi Juga Ruang Evaluasi

Akselerasi Lewat Kolaborasi

Kepala Bappeda Bojonegoro menegaskan bahwa proses sinkronisasi ini sangat penting guna memastikan arah kebijakan dan program berjalan selaras. Pemerintah daerah menargetkan empat fokus utama dalam kerja sama tersebut, yakni pengentasan kemiskinan, konservasi lingkungan, peningkatan IPM, serta rehabilitasi lantai rumah sehat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menekankan bahwa tanggung jawab pembangunan tidak dapat ditanggung pemerintah sendirian.

“Percepatan pengentasan kemiskinan harus terus didorong. Dukungan berbagai pihak, khususnya perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Pengembangan Masyarakat (PPM) di sektor migas, menjadi kunci untuk mencapai target pembangunan,” tegasnya.

Pertemuan ini menjadi penegasan bahwa integrasi kebijakan pemerintah daerah dan kontribusi perusahaan mulai bergerak seirama demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bojonegoro yang lebih merata pada 2026.

Reporter: Parto Sasmito 

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru