Wednesday, February 25, 2026

Pendampingan Psikososial Bantu Korban Bencana Aceh Pulihkan Trauma

Pendampingan Psikososial Bantu Korban Bencana Aceh Pulihkan Trauma

SURABAYA, Nawacita – Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh pada akhir 2025 masih menyisakan trauma mendalam bagi warga terdampak. Tiga bulan setelah banjir dan tanah longsor terjadi, sebagian korban masih dihantui rasa takut, terutama saat hujan turun deras.

Salah satu korban, Ramiati, mengaku masih merasakan trauma setelah rumahnya terendam lumpur dan keluarganya kehilangan mata pencaharian. Ia bersama keponakannya yang masih berusia lima tahun bahkan sering mengalami kecemasan dan jantung berdebar saat hujan turun.

Untuk membantu pemulihan korban, tim dari Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan pendampingan psikososial guna mengurangi trauma dan menguatkan kembali kondisi mental warga.

- Advertisement -

Dosen Vokasi UNAIR, Edith Frederika Puruhito, menjelaskan bahwa trauma pascabencana merupakan reaksi yang normal dan dapat dialami siapa saja, mulai dari anak-anak hingga lansia, termasuk korban yang kehilangan anggota keluarga.

Baca Juga: Dari UNAIR, Senat Akademik PTNBH Rumuskan Arah Baru Pendidikan Tinggi

Menurutnya, trauma sering muncul dalam bentuk gejala psikologis seperti rasa waspada berlebihan, mudah terkejut, ingatan kejadian yang muncul kembali, hingga kelelahan emosional. Kondisi tersebut juga dapat berdampak secara fisik seperti sulit tidur, sakit kepala, gangguan pencernaan, dan jantung berdebar.

“Banyak korban yang tidak menyadari bahwa mereka mengalami trauma, padahal dampaknya terasa secara fisik dan psikis,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya upaya pemulihan agar trauma tidak berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma atau Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

“Proses pemulihan dapat dimulai dari langkah kecil seperti mengenali perasaan diri, menerima kondisi baru, serta membangun kembali semangat hidup secara bertahap,” Jelas Edith.

Selain pendampingan psikologis, tim UNAIR juga memberikan edukasi teknik akupresur sebagai metode sederhana untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Melalui program pendampingan ini, UNAIR berharap para korban bencana dapat bangkit kembali dan menjalani kehidupan dengan lebih kuat setelah melewati masa sulit akibat bencana. (Alus)

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru