Jukir Liar Lakukan Pengancaman pada Nasabah BCA Kapas Krampung Surabaya
Surabaya, Nawacita | Kasus pungutan liar (pungli) berdalih juru parkir (jukir) liar masih kerap terjadi di berbagai wilayah Kota Surabaya, kali ini di kejadian tersebut berlokasi di depan bank BCA Kapas Krampung, Selasa (24/2/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima Nawacita.co, awal mula masalah ketika nasabah atau kustomer BCA mengambil uang di ATM, dan ketika hendak pulang dicegat oleh tukang parkir.
Nasabah tersebut mempertanyakan adanya parkir padahal ada petugas satpam yang berjaga di lokasi tersebut. Sehingga nasabah pun menanyakan mengenai rompi dan KTA resmi dari jukir tersebut, namun oknum tersebut justru melakukan ancaman kepada nasabah.
“Niat sampean apa? Niat ganggu sandang panganku ta? Kalau niat ganggu sandang Panganku tak pateni sampean!,” ucap nasabah tersebut saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Dishub Surabaya Komitmen Tindak Lanjuti Setiap Aduan Parkir Dari Masyarakat
Menanggapi perihal tersebut, Gerakan For Justice segera turun langsung di lokasi kejadian untuk menindaklanjuti ancaman dari jukir liar kepada nasabah bank BCA.
Bahkan saat meninjau lokasi, diketahui karcis parkir yang disediakan oleh jukir liar bukanlah karcis resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Pimpinan Gerakan For Justice, Purnama, menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti insiden tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Menindaklanjuti aduan dari anggota For Justice sekaligus kustomer dari BCA mengenai ancaman pembunuhan di pelataran BCA Kapas Krampung, hari ini tim kami turun dan diatensi oleh Korem, jajaran terkait di kepolisian dan tim dari Koramil Tambak Sari sudah turun, sementara parkir gratis, sampai izin dan setoran pajaknya ditunjukkan,” ujar Purnama, Rabu (25/2/2026).
Hingga berita ini ditulis, Dinas Perhubungan Kota Surabaya belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut terkait adanya jukir liar yang melakukan aksi premanisme sekaligus pengancaman.
Reporter : Rovallgio


