Sunday, March 29, 2026

Belajar dari Perjuangan Merah Putih Sangasanga, Wagub Kaltim: Berani, Setia, dan Bersama

Belajar dari Perjuangan Merah Putih Sangasanga, Wagub Kaltim: Berani, Setia, dan Bersama

Sangasanga, Nawacita | Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga kembali diperingati pada Selasa, 27 Januari 2026. Peristiwa Merah Putih menjadi bagian penting mozaik sejarah perjuangan bangsa Indonesia, terkhusus dari Bumi Kalimantan Timur.

Momen hari ini mengingatkan sejarah perjuangan rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) pada 27 Januari 1947. Kala itu, rakyat Sangasanga menunjukkan keberanian luar biasa dengan mengangkat senjata dan tekad, menentang upaya penjajah yang hendak kembali menguasai minyak Kalimantan Timur.

“Dengan semangat persatuan, Merah Putih dikibarkan sebagai simbol kedaulatan dan harga diri bangsa,” kata Wagub Kaltim H Seno Aji saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Peristiwa Merah Putih di Palagan Kota Juang Sangasanga, Selasa (27/1/2026).

Wagub Seno Aji mengatakan sejarah perjuangan Sangasanga menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia hanya bisa diraih dengan semangat kolektif rakyat, termasuk dari pelosok daerah.

Baca Juga: Tak Sekadar Angka Makro, Wagub Apresiasi Kontribusi Nyata BI di Kaltim

“Sangasanga membuktikan bahwa perjuangan tidak mengenal pusat dan pinggiran. Perjuangan harus dilakukan secara bersama-sama,” tegas Wagub.

Pengorbanan jiwa raga para pejuang Sangsanga ini menegaskan bahwa semua anak bangsa memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Republik Indonesia.

Pengorbanan para pejuang Sangsanga mengajarkan arti keteguhan sikap, keberanian mengambil risiko dan kesetiaan kepada cita-cita kemerdekaan.

“Nilai-nilai inilah yang perlu terus kita rawat dan aktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” kata Wagub.

Saat ini, tantangan bangsa bukan hanya dalam bentuk penjajahan fisik, tapi persoalan ketimpangan, disrupsi teknologi, ancaman disintegrasi, krisis lingkungan, hingga degradasi nilai kebangsaan.

Baca Juga: Diskusi Panel Kaltim Mitra Strategis IKN, Wagub: Kaltim Siap jadi Penggerak IKN

Oleh karena itu, semangat juang Sangsanga harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata, menjaga persatuan, memperkuat toleransi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun daerah dengan prinsip keadilan dan keberlanjutan. Kalimantan Timur, sebagai wilayah strategis nasional dan daerah penyangga Ibu Kota Nusantara, memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi contoh dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan sosial.

“Semangat Perjuangan Merah Putih Sangsanga harus menjadi fondasi moral dalam mewujudkan visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas,” harap Wagub.

Wagub menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan pembangunan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah, serta pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya lokal.

“Monumen, situs sejarah dan peringatan perjuangan seperti Sangsanga ini harus terus dijaga agar menjadi ruang edukasi kebangsaan lintas generasi,” tutup Wagub Seno Aji. kltmprv

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru