Wednesday, May 6, 2026

Aktivitas Vulkanik Gunung Gede Pangrango Meningkat, Penutupan Pendakian Diperpanjang

Aktivitas Vulkanik Gunung Gede Pangrango Meningkat, Penutupan Pendakian Diperpanjang

Bandung, Nawacita – Badan Geologi menyebut aktivitas kegempaan vulkanik di Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat meningkat sejak Selasa, 1 April 2025.

Kepala Badan Geologi, M Wafid mengatakan bahwa berdasarkan data yang dimiliki Badan Geologi, sejak hari Selasa tanggal 1 April 2025 hingga Kamis tanggal 3 April 2025, tercatat ada 47 gempa vulkanik dalam. Diantaranya 1 kali gempa tektonik lokal, dan 1 kali gempa tektonik jauh. Meski demikian, pihaknya masih menetapkan status aktif level satu atau normal terhadap Gunung Gede Pangrango.

“Gunung gede belum meletus, saat ini (memang) tercatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik, namun belum ada erupsi dan statusnya masih di Level I. Kondisi ini masih terus kami pantau secara intensif,” kata M Wafid saat dikonfirmasi, Kamis (3/4/2025).

Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar tetap tenang, meski aktivitas vulkanik gunung tersebut tercatat meningkat. Memang, sempat tercatat adanya gempa dalam skala kecil yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Cianjur dan Sukabumi. Namun menurut Wafid, hal itu belum menunjukan keterkaitan dengan aktivitas Gunung Gede Pangrango.

“Memang tercatat adanya peningkatan aktivitas gempa (termasuk) di wilayah Sukabumi, namun berdasarkan data yang kami miliki sejauh ini, gempa-gempa tersebut merupakan gempa tektonik dan belum menunjukkan keterkaitan langsung dengan aktivitas Gunung Gede,” tambahnya.

Terlebih kata Wafid, hingga saat ini aktivitas vulkanik Gunung Gede Pangrango belum menunjukkan perubahan signifikan. Kendati demikian, pihak Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan secara intensif, lewat hasil data dari peralatan kami dan pengamatan visual di lapangan.

Baca Juga: Hari Keempat Masa Libur Lebaran, Jalur Wisata di Kawasan Dago Bengkok Kota Bandung Mulai Dipadati Kendaraan

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan selalu mengikuti arahan dari otoritas terkait serta update resmi dari Badan Geologi – PVMBG,” tuturnya.

Sementara itu, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memperpanjang penutupan pendakian. Penutupan pendakian semula hanya sampai tanggal 3 April. Namun, karena meningkatnya aktivitas vulkanik gunung itu, penutupan pendakian diperpanjang hingga 7 April 2025. Sebab, peningkatan gempa vulkanik Gunung Gede yang berpotensi menimbulkan letusan freatik atau hembusan gas gunung api.

Masyarakat di kaki gunung juga diharapkan agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta tidak menuruni, mendekati dan bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon. Hal itu dikarenakan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Gede Pangrango berpotensi mengeluarkan gas gunung api yang berbahaya terutama dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon.

Wartawan: Niko

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru