Mengapa Orang Betawi Memiliki Makam di Halaman Rumah? Ini Alasannya

Mengapa Orang Betawi Memiliki Makam di Halaman Rumah? Ini Alasannya

Jakarta, Nawacita | Saat berkunjung ke rumah orang Betawi, terutama yang tempo dulu, terkadang bisa menemukan makam di halaman. Memang, orang Betawi punya kebiasaan menguburkan anggota keluarga di sebelah rumah.

Budayawan Betawi Yahya Andi Saputra pernah menjelaskan orang Betawi mengutamakan agar makam keluarga di dekat rumah daripada tempat pemakaman umum (TPU). Adapun lokasi makam biasanya di halaman sebelah kiri rumah.

Lantas, kenapa orang Betawi suka buat makam di halaman rumah ya? Berikut ini alasannya:

  • Mempercepat Proses Pemakaman

Yahya mengatakan lokasi makam dekat rumah mempercepat proses pemakaman. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang menganjurkan segera mengubur jenazah. Mengingat, adat Betawi berkaitan erat dengan nilai dan ajaran Islam.

Di sisi lain, keluarga juga merasa lebih tenang karena mengetahui anggota keluarga yang meninggal sudah di alam yang lebih baik.

“Memang diyakini oleh mereka bahwa ketika dia ditinggalkan (anggota keluarga yang meninggal) karena dikuburinnya jauh, maka dia akan segera mendapatkan perhitungan-perhitungan dari Yang Maha Kuasa dengan mengutus malaikat Munkar dan Nakir yang bertanya di alam kubur,” ujar Yahya kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

  • Mengingatkan untuk Mendoakan Keluarga

Keberadaan makam di dekat rumah juga menjadi pengingat bagi para penghuni rumah untuk mendoakan anggota yang sudah meninggal. Sebab, orang yang telah meninggal tidak bisa berbuat apa-apa sehingga dapat dibantu oleh keluarga yang masih hidup melalui doa.

“Dosa-dosanya itu diharapkan bisa semakin terkikis, habis bersih dengan perantaraan wasilah dari yang masih hidup,” ucapnya.

  • Mengingatkan Kematian

Selain itu, keberadaan makam dapat mengingatkan penghuni rumah akan datangnya kematian. Dengan sering melihat makam, penghuni terdorong untuk menjalankan kehidupan dengan baik.

“Memang untuk selalu mengingat bagi yang hidup itu untuk selalu ingat bahwa pasti hidupnya itu akan menemui jatuh tempo, jatuh tempo itu artinya sudah waktunya meninggal dunia,” tuturnya. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru