Friday, June 5, 2026

Inflasi Jatim Mulai Naik pada Mei 2026, Emas hingga Harga Pangan Jadi Pemicu

Inflasi Jatim Mulai Naik pada Mei 2026, Emas hingga Harga Pangan Jadi Pemicu

Surabaya, Nawacita.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi di Jawa Timur mulai menunjukkan kenaikan pada Mei 2026. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, transportasi, hingga emas perhiasan menjadi faktor utama yang mendorong inflasi menjelang pelemahan nilai tukar rupiah.

Plt. Kepala BPS Jawa Timur, Herum Fajarwati, menjelaskan komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) antara lain emas perhiasan, angkutan udara, cabai rawit, beras, daging ayam ras, minyak goreng, daging sapi, cabai merah, hingga bawang merah.

“Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah barang konsumsi dan jasa seperti laptop, telepon seluler, kendaraan bermotor, nasi dengan lauk, serta biaya pendidikan,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga: Siswa Jatim Masih Berprestasi, Disdik Sebut Penurunan TKA Dipengaruhi Sebaran Wilayah

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau yang menyumbang 1,57 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,75 persen serta transportasi sebesar 0,41 persen.

Sementara itu, beberapa komoditas masih menahan laju inflasi dengan mencatat deflasi, di antaranya bawang putih, kelapa, pisang, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

BPS Jatim menilai dinamika harga pangan dan biaya transportasi masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai dalam menjaga stabilitas inflasi Jawa Timur pada bulan-bulan berikutnya.

Reporter: Alus

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru